Jumlah Titik Panas di Kalimantan Timur Kembali Turun
Minggu, 3 Maret 2024 | 12:33 WIB
Balikpapan, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mencatat penurunan jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Dari 95 titik pada Kamis (29/2/2024), jumlahnya turun menjadi 64 titik pada Jumat (1/3/2024), dan kemudian turun lagi menjadi 26 titik pada Sabtu (2/3/2024).
"Kami mencatat 26 titik panas pada Sabtu (2/3/2024) lalu, teramati mulai dari pukul 01.00 hingga 24.00 Wita," ungkap Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan, Diyan Novrida, di Balikpapan, Minggu (3/3/2024) dikutip dari Antara.
Menurut Diyan, penurunan jumlah titik panas ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat dalam menghindari pembakaran sembarangan, seiring dengan upaya sosialisasi yang intensif dari berbagai pihak terkait dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Informasi mengenai 26 titik panas tersebut telah disampaikan kepada instansi terkait seperti Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.
Meskipun terjadi penurunan jumlah titik panas, Diyan tetap mengimbau agar semua pihak tetap waspada dan berhati-hati untuk mencegah terjadinya karhutla, termasuk dengan menghindari melakukan pembakaran di hutan atau lahan.
“Hal ini penting mengingat beberapa wilayah masih mengalami cuaca panas dalam beberapa hari terakhir, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Diyan melaporkan bahwa 64 titik panas yang terdeteksi pada Jumat (1/3/2024) tersebar di Kota Bontang (3 titik), Kabupaten Kutai Barat (2 titik), Kutai Timur (9 titik), dan Kabupaten Kutai Kartanegara (50 titik).
Sementara itu, 26 titik panas yang terdeteksi pada Sabtu (2/3/2024) tersebar di Kota Samarinda (1 titik), Kabupaten Paser (1 titik), Kutai Barat (2 titik), Kutai Timur (10 titik), dan Kabupaten Kutai Kartanegara (12 titik).
Di Samarinda, titik panas terdeteksi di Kecamatan Samarinda Utara, sedangkan di Paser terletak di Kecamatan Batu Engau, dan di Kutai Barat terdapat di Kecamatan Penyinggahan, semuanya dengan tingkat kepercayaan menengah.
Sementara itu, di Kabupaten Kutai Timur, titik panas tersebar di enam kecamatan, antara lain Sangatta Utara (1 titik), Bengalon (5 titik), Kaliorang (1 titik), Rantau Pulung (1 titik), dan Teluk Pandan (1 titik), dengan tingkat kepercayaan menengah.
"Di Kabupaten Kutai Kartanegara, 12 titik terdeteksi tersebar di lima kecamatan, yaitu Kembang Janggut (2 titik), Anggana (4 titik), Loa Janan (1 titik), Marangkayu (4 titik), dan Kecamatan Muara Jawa (1 titik), dengan tingkat kepercayaan menengah sebanyak 11 titik dan tingkat kepercayaan rendah sebanyak satu titik," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




