Halalbihalal Purnawirawan TNI, Prabowo: Banyak Senior Hidupnya Susah
Selasa, 6 Mei 2025 | 20:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto meluapkan keprihatinan mendalam atas kondisi kesejahteraan rakyat Indonesia yang belum mencerminkan besarnya kekayaan bangsa.
Dalam momen halalbihalal bersama Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) dan keluarga besar TNI-Polri, Prabowo menyampaikan kegelisahannya karena banyak rakyat yang belum sejahtera.
"Kita lihat kekayaan bangsa, kok kekayaannya tidak dirasakan oleh rakyat kebanyakan," kata Prabowo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2025).
Prabowo mengaku heran melihat kekayaan negara yang melimpah tidak memberikan kesejahteraan bagi sebagian besar rakyat. Ia bahkan juga menyoroti kondisi sejumlah purnawirawan TNI yang mengalami kesulitan hidup setelah pensiun.
"Senior-senior saya banyak yang begitu pensiun hidupnya susah. Rumahnya masih kontrak, panglima-panglima saya, jenderal-jenderal saya, komandan-komandan saya," keluhnya.
Padahal, kata Prabowo, Indonesia adalah negara yang kaya. Ia menyampaikan Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, memiliki bauksit keenam terbesar di dunia, serta penghasil kelapa sawit terbesar di dunia.
Menurutnya, ada yang salah dalam tata kelola negara selama ini sehingga kekayaan negara belum bisa dirasakan secara menyeluruh oleh rakyat. Di samping itu, kepala negara pun mengkritisi berbagai hambatan yang menurutnya kerap muncul saat Indonesia hendak melaju ke arah kemajuan.
Salah satunya ia bercerita ketika Indonesia berusaha untuk maju, kerap kali ada konflik sosial dan politik yang mencuat sebagai upaya untuk memecah belah bangsa.
"Setiap kali kita mau maju dihajar. Kerusuhan, perang saudara, pemberontakan, suku lawan suku, agama lawan agama, enggak jelas," ujar Prabowo.
Kendati demikian, mantan komandan jenderal (Danjen) Kopassus itu mengaku tidak akan menyerah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, ia masuk ke dunia politik demi memajukan Indonesia.
Ia menambahkan, semangat angkatan 1945 yang diajarkan kepadanya menjadi panggilan moral untuk memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
"Saya tidak rela kekayaan bangsa kita tidak dinikmati oleh rakyat Indonesia. Saya tidak rela, dan karena itu saya terjun ke politik,” tegas Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




