KPK Beberkan Modus RK Minta Dana Nonbujeter ke Bank BJB
Rabu, 10 September 2025 | 11:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Ridwan Kamil menerima aliran dana dari kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021-2023 saat menjabat gubernur Jawa Barat.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan, modus aliran dana kepada Ridwan Kamil dilakukan melalui skema dana nonbujeter yang diminta kepada jajaran komisaris maupun direktur utama Bank BJB. Dana tersebut kemudian digunakan untuk kegiatan-kegiatan di luar anggaran resmi pemerintah.
“Bank Jabar ini (Bank BJB), salah satunya si komisaris dan direktur utamanya ini menyediakan uang untuk kegiatan-kegiatan nonbujeter. Kegiatan-kegiatan yang salah satunya diminta oleh oknum pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini. Jadi, uangnya seperti itu,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/9/2025) seperti dilansir dari Antara.
Asep menambahkan, konstruksi perkara ini menjadi salah satu bukti awal dugaan keterlibatan Ridwan Kamil. “Kemudian bagaimana saudara RK bisa mendapatkan uang? Pada saat itu yang bersangkutan menjabat sebagai gubernur Jawa Barat,” ujarnya.
KPK saat ini masih terus mengusut lebih jauh keterkaitan antara dana nonbujeter di Bank BJB dengan dugaan aliran dana ke Ridwan Kamil. Asep menyebut penyidik sedang mendalami peran pejabat Bank BJB, termasuk jajaran direksi dan komisaris, dalam penyediaan dana tersebut.
Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB menyeret sejumlah pihak. KPK menegaskan penanganan kasus ini akan dilakukan secara tuntas dan transparan.
“Semua pihak yang diduga terlibat akan kami periksa. Proses hukum akan berjalan sesuai alat bukti yang ada,” tegas Asep.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




