ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pigai: Program Prabowo-Gibran Bukti Nyata Pemenuhan HAM Rakyat

Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:41 WIB
Z
DM
Penulis: Zhulfakar | Editor: DM
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti peran lembaga survei yang menurutnya kerap dijadikan alat pembenaran dan pelindung tindakan tidak benar. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai hasil survei yang beredar di publik.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti peran lembaga survei yang menurutnya kerap dijadikan alat pembenaran dan pelindung tindakan tidak benar. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai hasil survei yang beredar di publik. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk nyata pemenuhan hak asasi manusia bidang ekonomi dan sosial.

Menurut Pigai, negara memiliki tanggung jawab fundamental untuk memastikan rakyat mendapatkan hak-hak dasar, seperti pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

“Kalau bicara HAM, tanggung jawab negara itu ada tiga, menghormati, melindungi, dan memenuhi. Pemenuhan kebutuhan dasar, seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan adalah kewajiban utama pemerintah,” ujar Pigai seusai peringatan Hari Bhakti Kementerian HAM di Kantor Kementerian HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

ADVERTISEMENT

Pigai menyebut kebijakan pemerintah saat ini sangat berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Beberapa program yang dianggap selaras dengan prinsip HAM universal antara lain, program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembangunan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Program makan bergizi gratis itu bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi implementasi konkret dari pemenuhan hak pangan sebagai bagian dari HAM,” tegasnya.

Pigai menilai langkah pemerintah tersebut menempatkan hak hidup layak sebagai bagian dari hak dasar manusia yang wajib dipenuhi negara. Ia menjelaskan, Kementerian HAM berperan sebagai pengawas dan akselerator kebijakan lintas sektor di pemerintahan.

Dalam pelaksanaan pemenuhan HAM, setiap kementerian memiliki tanggung jawab spesifik, yaitu Kementerian Pendidikan menjamin hak atas pendidikan, Kementerian Kesehatan memenuhi hak kesehatan, Kementerian Ekonomi dan Perumahan memastikan hak atas pekerjaan dan tempat tinggal.

“Kementerian HAM bukan hanya regulator, tetapi juga artikulator kepentingan rakyat serta pengawas agar pelaksanaan kebijakan tetap menjamin pemenuhan hak-hak dasar,” ungkap Pigai.

Selain itu, Pigai juga menyoroti pentingnya transformasi pendidikan nasional untuk mempersiapkan generasi muda unggul dan berdaya saing global. 

“Presiden ingin menyiapkan anak-anak bangsa yang punya kompetensi, keterampilan, dan sikap unggul. Sekolah-sekolah berprestasi di setiap kecamatan akan menjadi mesin perubahan bangsa ke depan,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai inti kebijakan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil menjadikan pemenuhan HAM bukan sekadar wacana, tetapi implementasi nyata di berbagai sektor kehidupan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pigai Tolak Wacana Tembak di Tempat Pelaku Begal

Pigai Tolak Wacana Tembak di Tempat Pelaku Begal

NASIONAL
Pigai Kecam Teror Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Diminta Usut

Pigai Kecam Teror Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Diminta Usut

NASIONAL
Pigai Siap Debat Terbuka tentang HAM dengan Guru Besar UGM

Pigai Siap Debat Terbuka tentang HAM dengan Guru Besar UGM

NASIONAL
Traktat Keamanan RI-Australia, Menteri HAM Jawab Desakan Koalisi Sipil

Traktat Keamanan RI-Australia, Menteri HAM Jawab Desakan Koalisi Sipil

NASIONAL
Kementerian HAM Tak Punya Dana Bansos, Pigai Curhat Pakai Uang Pribadi

Kementerian HAM Tak Punya Dana Bansos, Pigai Curhat Pakai Uang Pribadi

NASIONAL
Influencer Diteror, Natalius Pigai: Tidak Mungkin Pelakunya Pemerintah

Influencer Diteror, Natalius Pigai: Tidak Mungkin Pelakunya Pemerintah

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon