Nasihat Terakhir Ibu sebelum YB Tewas: 'Tetap Sekolah, Nak'
Rabu, 4 Februari 2026 | 11:29 WIB
Bajawa, Beritasatu.com - Nasihat sederhana seorang ibu kepada anaknya menjadi kenangan terakhir bagi Maria Goreti Te’a (47). Ia tak pernah menyangka dorongannya agar YB berangkat sekolah akan berujung pada kabar duka yang datang hanya beberapa jam kemudian.
YBR mengeluh pusing dan enggan berangkat ke sekolah. Namun Maria, yang khawatir anaknya tertinggal pelajaran, tetap mendorongnya untuk masuk sekolah. Ia bahkan mengantar YB dengan ojek, memastikan sang anak benar-benar berangkat.
“Dia bilang pusing dan tidak mau sekolah. Namun saya takut dia ketinggalan pelajaran. Terus saya bilang 'tetap sekolah nak', ” ucap Maria lirih.
Beberapa jam kemudian, kabar duka itu datang tanpa peringatan. Maria mengaku terpukul saat tetangga menyampaikan berita yang tak pernah ia bayangkan.
“Saya kaget sekali. Saya kira dia ada di sekolah,” ujarnya.
Kepada penyidik, Maria mengungkapkan sebelum peristiwa itu, YB sempat menginap di rumahnya. Pada Kamis (29/1/2026) pagi hari, bocah tersebut kembali ke gubuk tempat tinggal neneknya di Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Nusa Tenggara Timur dengan menumpang ojek.
Sebelum berpisah, Maria kembali menasihati anaknya agar tetap rajin bersekolah dan tidak putus harapan. Nasihat itu diucapkan di tengah kondisi hidup yang serba terbatas.
Maria tak menutupi kenyataan pahit yang dihadapinya. Ia mengaku sedang kesulitan ekonomi dan telah jujur kepada anaknya bahwa dirinya belum mampu memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku dan alat tulis.
“Saya bilang ke dia, ‘mama belum bisa beli semua keperluan sekolah’,” pungkas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




