KPK Segel Sejumlah Kantor Pemkab Pekalongan, ASN Diminta Tetap Bekerja
Selasa, 3 Maret 2026 | 10:27 WIB
Kajen, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah setelah menangkap Bupati Fadia A Rafiq dan sejumlah orang.
Pantauan Beritasatu.com, Selasa (3/3/2026) pagi, selain ruang kerja bupati, KPK juga menyegel ruang sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan serta lima kantor dinas.
Lima kantor dinas tersebut meliputi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim), Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM), serta Kantor Satpol PP Pekalongan.
Segel berwarna putih berlogo KPK terpasang di pintu ruang bupati dan ruang sekda. “Dalam pengawasan KPK,” begitu bunyi striker yang ditempel KPK disertai tanggal 3-3-2026 dan tanda tangan penyidik.
Setelah penyegelan, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Pekalongan, Budi Untoyo memberikan arahan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), tenaga outsourcing, dan pegawai magang saat apel pagi di kantor dinasnya.
Dalam arahannya, Budi Untoyo membenarkan adanya kegiatan KPK di lingkungan Dinas PUPR pada malam sebelumnya. Ia menyampaikan telah dilakukan penyegelan terhadap ruang kepala dinas oleh tim KPK.
“Saya hanya berpesan untuk semuanya tenang. Tidak perlu berasumsi apa pun dan tetap bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ujarnya dalam sambutan apel pagi.
Budi Untoyo menegaskan, area yang telah disegel harus benar-benar dikosongkan dan tidak boleh ada aktivitas apa pun. Ia turut mengatur alur akses pegawai agar operasional kantor tetap berjalan tanpa melanggar ketentuan penyegelan.
“Untuk aktivitas kantor tetap berjalan, namun akses diarahkan melalui tangga tengah dan pintu lobi, sedangkan bagian keuangan melalui jalur sekretariat,” jelasnya.
Ia juga meminta seluruh pegawai menjaga integritas serta tidak terpengaruh situasi. Proses hukum, menurut dia, harus dihormati dan dijalani bersama.
“Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan dengan baik dan sesuai SOP. Tidak perlu berpolemik atau membicarakan hal-hal yang belum kita ketahui,” tegasnya.
Untoyo mengajak seluruh ASN berdoa agar pegawai Dinas PUPR Pekalongan tetap diberikan kekuatan, kesehatan, dan perlindungan. Ia berharap seluruh agenda dan pekerjaan yang telah dijadwalkan berjalan sebagaimana mestinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




