ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Akan Hadiri Perayaan Hari Buruh di Monas 1 Mei 2026

Senin, 27 April 2026 | 17:23 WIB
CS
SM
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: SMR
Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah ketua orgnisasi serikat pekerja berorasi di hadapan ratusan massa buruh dalam perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025). Dalam pidatonya Prabowo menyampaikan akan membentuk Satgas PHK, meloloskan RUU perlindungan pekerja rumah tangga, serta berusaha memberantas korupsi di Indonesia. Buruh membawa beberapa tuntutan diantaranya penghapusan sistem outsourcing, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), Revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan realisasi upah layak.
Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah ketua orgnisasi serikat pekerja berorasi di hadapan ratusan massa buruh dalam perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025). Dalam pidatonya Prabowo menyampaikan akan membentuk Satgas PHK, meloloskan RUU perlindungan pekerja rumah tangga, serta berusaha memberantas korupsi di Indonesia. Buruh membawa beberapa tuntutan diantaranya penghapusan sistem outsourcing, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), Revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan realisasi upah layak. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Kabar tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat yang baru saja dilantik sebagai menteri lingkungan hidup dan kelapa Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026).

"Rencana (akan dihadiri) dengan bapak presiden," kata Jumhur.

ADVERTISEMENT

Dalam momentum peringatan tersebut, Jumhur mengungkapkan sekitar 300.000 buruh direncanakan akan berkumpul di Monas untuk menggelar apel akbar. Jumhur juga akan memimpin konvoi buruh menuju Monas dengan menggunakan sepeda motor bersama ribuan pekerja.

Selain menyuarakan tuntutan, aksi tersebut juga disebut sebagai bentuk respons atas sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai telah mengakomodasi harapan kaum buruh.

"Misalnya ada ratifikasi Konvensi 188 ILO tentang perlindungan nelayan, tentang Undang-Undang PPRT, mungkin outsourcing-nya agak diperketat sekali ya, tidak sembarangan seperti sekarang. Undang-Undang Cipta Kerja yang baru betul-betul serius digarap untuk adil bagi semua. Ini serius, ini hadiah dari presiden, dari negara, dari pemerintah untuk kaum buruh Indonesia," paparnya.

Lebih lanjut, Jumhur menambahkan bahwa salah satu fokus dalam peringatan Hari Buruh kali ini adalah untuk mendorong pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK).

Pemerintah, katanya, juga sedang menyiapkan kebijakan melalui keputusan presiden (keppres) untuk membentuk satgas tersebut. Satgas ini bertujuan untuk melakukan mitigasi PHK serta memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

"Jadi gimana caranya intervensi apa yang bisa dilakukan oleh semua, terutama oleh pemerintah dalam rangka memitigasi PHK dan kesejahteraan buruh yang lain," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wakapolri: Desk Ketenagakerjaan Polri Siap Lindungi Buruh

Wakapolri: Desk Ketenagakerjaan Polri Siap Lindungi Buruh

NASIONAL
Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

JAKARTA
Sekjen Golkar: Harmoni Buruh dan Pengusaha Kunci Ekonomi Maju

Sekjen Golkar: Harmoni Buruh dan Pengusaha Kunci Ekonomi Maju

NASIONAL
Isu Politik-Hukum: RI Aman dari Krisis hingga Pembentukan Satgas PHK

Isu Politik-Hukum: RI Aman dari Krisis hingga Pembentukan Satgas PHK

NASIONAL
May Day di Gresik Terbelah, Buruh Berpesta dan Turun ke Jalan

May Day di Gresik Terbelah, Buruh Berpesta dan Turun ke Jalan

JAWA TIMUR
UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, Partai Buruh Apresiasi Prabowo

UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, Partai Buruh Apresiasi Prabowo

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon