Pariwisata Bali Berpotensi Dibuka Kembali
Kamis, 28 Mei 2020 | 18:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Koesbandio mengatakan, sektor pariwisata di daerah-daerah yang kurva penyebaran Covid-19 sudah menurun kemungkian besar akan dibuka kembali. Salah satunya, pariwisata di Provinsi Bali berpotensi dibuka kembali pada saat penerapan tatanan normal baru atau new normal.
Baca Juga: Persiapan Pembukaan Sektor Pariwisata Butuh Satu Bulan
"Memang Bali adalah salah satu provinsi yang sangat baik penanganannya dan perkembangan covidnya. Juga kita lihat sampai hari ini juga apa namanya mempunyai potensi lah untuk kita lakukan," kata Wishnutama saat konferensi pers seusai rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (28/5/2020).
Namun, sebelum membuka sektor pariwisata di beberapa daerah, khususnya di Bali, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan kepala daerah terkait.
Koordinasi dilakukan untuk mengetahui kesiapan dan pelaksanaan protokol kesehatan dari daerah masing-masing sebelum membuka destinasi wisata di daerah tersebut.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Indonesia Kehilangan 4 Juta Wisman
"Kembali lagi saya harus berkoordinasi dengan kepala daerah masing-masing dan kepala daerah, pak gubernur misalnya harus berkoordinasi dengan bupati masing-masing. Sehingga koordinasi ini penting. Koordinasi dan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah sampai kabupaten itu adalah hal yang paling penting untuk melaksanakan protokol kesehatan maupun tahapan-tahapaan ini. ini adalah bagian satu kesatuan dalam melaksanakan hal ini," terang Wishnutama.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada kementerian terkait untuk mengidentifikasi daerah-daerah destinasi wisata yang memiliki angka reproduktif atau R0 di bawah 1 dan angka reproduktif efektif (RT) di bawah 1.
Setelah itu, Jokowi menyebut pemerintah dapat membuka kembali sektor pariwisata secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Baca Juga: Wishnutama Prediksi Jumlah Wisatawan Menurun Drastis
Jokowi menuturkan, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata harus menyiapkan strategi khusus dalam mempromosikan pariwisata di tatanan normal baru. Ia meminta jajaranya untuk fokus mendorong pariwisata domestik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




