ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Korban Banjir di Paser Keluhkan Penyaluran Bantuan Belum Merata

Minggu, 19 Maret 2023 | 23:08 WIB
FA
FH
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: FER
Banjir setinggi dua meter yang merendam 14 desa di kecamatan Longkali Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu, 19 Maret 2023.
Banjir setinggi dua meter yang merendam 14 desa di kecamatan Longkali Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu, 19 Maret 2023. (B Universe Photo/Fuad Iqbal)

Paser, Beritasatu.com - Bencana banjir setinggi dua meter yang melanda Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mulai berangsur surut. Kendati demikian, sebagian besar warga mengeluhkan penyaluran bantuan pemerintah yang dinilai masih belum merata dan kurang maksimal.

Berdasarkan pantauan udara, kondisi banjir masih terlihat merendam rumah-rumah warga, khususnya yang berada di Kelurahan Longkali, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Meski terlihat mulai terjadi sedikit penurunan debit banjir, namun aktivitas warga masyarakat yang menjadi korban banjir masih belum pulih.

ADVERTISEMENT

Ketua RT 16 Kelurahan Longkali, Suriansyah mengatakan, saat ini ketinggian banjir yang merendam desanya, mulai mengalami surut, jika dibandingkan hari sebelumnya.

Walaupun perlahan ketinggian banjir telah berangsur menurun, namun warga masih mengeluhkan penyaluran bantuan yang dinilai belum merata dan kurang maksimal.

"Alhamdulillah, ini air perlahan sudah mulai menurun mas, ya kira-kira sudah turun sekitar 12 centimeter lah mas. Cuma ya itu, sampai sekarang penyaluran bantuan saja yang belum merata dan belum maksimal mas," kata Suriansyah saat ditemui di Posko Penanggulangan Banjir, di Kantor Kelurahan Longkali, Minggu (19/3/2023).

Tim SAR gabungan menjemput korban banjir di Paser, Kalimantan Timur, Sabtu 18 Maret 2023.
Tim SAR gabungan menjemput korban banjir di Paser, Kalimantan Timur, Sabtu 18 Maret 2023.

Menurut Suriansyah, masih banyak warga korban banjir yang hingga kini masih terjebak di dalam rumah, terutama kalangan lanjut usia (lansia), wanita dan ibu hamil.

Pasalnya, banyak diantara mereka yang takut terseret derasnya arus banjir karena tidak bisa berenang, sehingga mereka memilih untuk tetap bertahan di dalam rumah.

"Iya ini karena bantuan belum maksimal, jadi memang masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, terutama ibu-ibu. Orangnya yang di dalam ini gak bisa keluar, masalahnya ini mereka gak bisa berenang," imbuhnya.

Suriansyah menjelaskan, penyebab penyaluran bantuan untuk warga korban banjir yang belum merata ini, adalah keterbatasan jumlah tenaga yang bisa menyalurkan bantuan ke warga yang masih bertahan di dalam rumahnya.

Ia pun mengaku mulai kewalahan untuk mendistribusikan bantuan dari Posko Penanggulangan Banjir di Kantor Kelurahan Longkali menuju ke rumah-rumah warga, karena banyaknya jumlah warga yang membutuhkan bantuan.

"Saya sudah kewalahan mas harus kesana kesini untuk menyalurkan nasi bungkus atau bantuan logistik ke rumah-rumah warga. Karena memang jumlah rumah yang terendam cukup banyak, sedangkan tenaganya sedikit," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Rendam 657 Rumah di Kendari, 2.985 Warga Terdampak

Banjir Rendam 657 Rumah di Kendari, 2.985 Warga Terdampak

NUSANTARA
Tanggul Sungai Jebol, 2 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

Tanggul Sungai Jebol, 2 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

NUSANTARA
Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

BANTEN
Ketinggian Air Kali Cipamingkis Melebihi Batas Normal, Bogor Bersiaga

Ketinggian Air Kali Cipamingkis Melebihi Batas Normal, Bogor Bersiaga

JAWA BARAT
Jalan Ceger Raya Tangsel Tenggelam, Warga Terjebak Banjir

Jalan Ceger Raya Tangsel Tenggelam, Warga Terjebak Banjir

BANTEN
Sungai Meluap Seusai Hujan Deras, Rumah Warga Morowali Utara Terendam

Sungai Meluap Seusai Hujan Deras, Rumah Warga Morowali Utara Terendam

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon