KCIC Gandeng TNI Polri Usut Pencurian Kabel Kereta Cepat Jakarta Bandung
Rabu, 14 Juni 2023 | 15:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pascakejadian pencurian kabel pada Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), pihak Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri untuk menjaga dibeberapa titik yang rawan dapat mengamankan pembangunan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Manager Corporate Communication, Emir Monti. Ia juga menambahkan bahwa sudah berkomunikasi dengan kontraktor untuk menjaga lebih ketat.
"Jadi untuk pencurian waktu itu terjadi di proyek kita sudah berkomunikasi dengan kontraktor untuk meningkatkan pengamanan mereka dari sekuritinya karena selama masih proyek, itu tanggung jawab keamanan di kontraktor pekerjaan pelaksanaan," imbuhnya Rabu (14/6/2023).
Kami juga berkolaborasi TNI dengan Polri untuk menempatkan petugas jaga di beberapa titik yang rawan sehingga dapat mengamankan pembangunan," tambahnya.
Diberitakam Beritasatu.com sebelumnya, KCIC dibantu oleh Polres Karawang berhasil menangkap 6 orang yang diduga mencuri prasarana Kereta Cepat Jakarta Bandung seperti kabel tembaga, baut, dan penambat rel.
Dalam kasus pencurian di proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung tersebut, enam tersangka tersebut akan dikenakan tindakan pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.
KCIC bersama kontraktor dan TNI-Polri telah dan akan terus meningkatkan pengamanan dan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat di trase KCJB agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




