Banjir di Mahakam Hulu Masih Tinggi, Jaringan Listrik Dinonakfikan
Jumat, 17 Mei 2024 | 09:23 WIB
Mahakam Ulu, Beritasatu.com - Banjir setinggi empat meter yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, hingga Jumat (17/5/2024) pagi, masih belum surut. Hal ini membuat aliran listrik di Kabupaten Mahakam Ulu harus dipadamkan lantaran sebagian besar aset pembangkit listrik juga turut terendam banjir.
Banjir yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu, kini telah memasuki hari kelima. Namun, ketinggian banjir terpantau masih cukup tinggi, dan belum ada tanda-tanda akan segera surut.
Bahkan, di sejumlah lokasi, ketinggian banjir masih mencapai empat meter. Akibat tingginya genangan banjir, rumah warga juga mulai rusak.
Oleh sebab itu, guna menjamin keselamatan masyarakat, pemerintah memutuskan untuk memadamkan sebagian besar aliran listrik di Kabupaten Mahakam Ulu.
Manager PLN ULP Melak Dhudik Arief mengatakan terpaksa harus memadamkan sementara jaringan listrik di Kabupaten Mahakam Ulu, lantaran kondisi ketinggian banjir telah hampir mencapai jaringan kabel listrik PLN.
Selain itu, banjir yang melanda Kabupaten Mahakam ulu ini, juga telah merendam sejumlah peralatan jaringan listrik, seperti mesin pembangkit listrik, dan beberapa peralatan penting lainnya.
“Kami sampaikan bahwa dengan terpaksa memadamkan aliran listrik dikarenakan level air sudah sangat tinggi, sehingga menggenangi beberapa aset, seperti mesin pembangkit, kemudian kubikel, MV-board, dan beberapa peralatan penting lainnya,” ungkap Dhudik kepada Beritasatu.com di Kabupaten Mahakam Ulu, Jumat (7/5/2024).
Menurutnya, jaringan listrik di sejumlah lokasi, seperti di Kecamatan Long Bagun, Ujoh Bilang, dan Long Mahan, saat ini telah dipadamkan seluruhnya. Akibatnya, masyarakat korban banjir yang masih bertahan di dalam rumahnya masing-masing, kini kesulitan untuk mendapatkan pasokan listrik.
“Terpaksa kami padamkan aliran listrik di beberapa lokasi, seperti Long Bagun, Ujoh Bilang, dan Long Mahan dan sekitarnya,” imbuhnya.
Selain itu, alasan untuk memadamkan jaringan listrik di Kabupaten Mahakam Ulu ini, lantaran untuk memastikan keselamatan masyarakat dan para petugas yang terdampak banjir.
“Kami selalu mengutamakan keselamatan ketenagalistrikan, di sisi masyarakat umum, dan juga keselamatan bagi personel dan tim kami di lapangan. Tidak lupa kami juga berkoordinasi dengan BPBD, Pemda Mahulu, untuk update kondisi terkini terkait dengan kondisi bencana yang sedang menimpa Kabupaten Mahakam Ulu,” sambungnya.
Pemerintah pun memastikan bakal segera melakukan perbaikan guna menghidupkan kembali jaringan listrik di Kabupaten Mahakam Ulu, jika kondisi ketinggian banjir telah berangsur surut.
Bahkan, pihaknya akan menambah jumlah personel dari Kota Samarinda, untuk ikut serta membantu proses perbaikan jaringan listrik di Kabupaten Mahakam Ulu, saat kondisi banjir telah dinyatakan surut oleh pemerintah daerah setempat.
“Jika memang nanti air sudah mulai surut, kami akan lakukan recovery kelistrikan secepatnya, dan juga nanti akan ada tim tambahan dari Samarinda untuk membantu percepatan pemulihan kelistrikan di Kabupaten Mahakam Ulu, khususnya di Ujoh Bilang dan sekitarnya,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




