Prabowo di Padang Pariaman: Kita Tak Biarkan Saudara Memikul Beban
Senin, 1 Desember 2025 | 17:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Perumahan Kasai Permai, Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo memastikan pemerintah pusat akan turun tangan membantu perbaikan rumah masyarakat yang rusak akibat diterjang banjir dan longsor.
Tidak hanya hunian warga, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tengah menghitung total kerusakan infrastruktur vital, seperti jembatan, agar akses masyarakat segera pulih.
"Air sedang dibenahi, jembatan-jembatan sedang dihitung semua. Insyaallah kita akan perbaiki semuanya. Rumah-rumah yang rusak, yang hanyut, akan kita bantu," imbuh Prabowo di lokasi bencana.
Dari hasil tinjauan lapangan, Prabowo menyebut distribusi bantuan sudah berjalan baik. Selain logistik, layanan vital seperti aliran listrik yang sempat terputus total kini sudah kembali normal.
"Alhamdulillah cuaca sudah membaik. Alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai. Tadi saya dapat laporan listrik di Sumatera Barat sudah hampir 100 persen," ujarnya.
Di hadapan para pengungsi, Presiden Prabowo menyampaikan dukacita mendalam atas korban jiwa yang meninggal dunia dalam insiden banjir dan tanah longsor ini. Ia memberikan penguatan moril agar warga tetap tabah.
"Saya turut berdukacita dengan keluarga yang kehilangan. Saya berdoa bapak-bapak, ibu-ibu, akan tabah, tegar, percaya. Kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban penderitaan," kata Prabowo dengan nada menyentuh.
Selain Sumatera Barat, Presiden juga memaparkan hasil tinjauannya di Sumatera Utara dan Aceh. Prabowo mengungkapkan masih terdapat sejumlah akses jalur darat yang terputus total, sehingga memaksa penyaluran bantuan logistik dilakukan melalui jalur udara.
"Di Sumut saya juga baru dari situ. Kondisi beberapa kabupaten masih sulit, beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat. Tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helikopter, pesawat. Di Aceh pun demikian," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




