ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bamsoet: Jokowi Tengah Wujudkan Cita-cita Soekarno, Soeharto, dan SBY

Kamis, 3 Maret 2022 | 22:35 WIB
YP
CP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: PAAT
Joko Widodo.
Joko Widodo. (Antara)

"Ketiga visi utama itu menggambarkan tentang tingginya spirit dan upaya ikhtiar. Mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan pembangunan, hingga pemanfaatan fungsi-fungsi IKN Nusantara yang dimaksudkan agar dapat menjadi lompatan besar kemajuan bangsa, serta tetap memperhatikan aspek lingkungan dan pelestarian yang berkelanjutan," ungkap Bamsoet.

Bamsoet mengungkapkan pelaksanaan pembangunan nasional merupakan amanat konstitusi. Karena itu, dia meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia, unsur TNI-Polri, akademisi, serta para penyelenggara negara dapat bersatu padu, bersinergi dan memberikan dukungan dalam pembangunan IKN Nusantara.

"Harapannya pembangunan IKN Nusantara dapat berjalan lancar dan tepat waktu, hal itu tidak lain adalah untuk Indonesia, untuk anak-anak generasi bangsa Indonesia masa depan," imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut, Guru Besar Nanyang Technological University (NTU) Singapura Sulfikar Amir mengingatkan tantangan besar dalam pembangunan IKN Nusantara. Pasalnya, Indonesia sendiri belum memiliki pengalaman dalam membangun sebuah kota dari tanah kosong

ADVERTISEMENT

Baca Juga: ASN Segera Pindah ke IKN Nusantara, Ini Progresnya

"Selama Indonesia merdeka, kita belum pernah punya pengalaman membangun sebuah kota yang benar-benar from scratch atau dari awal. Dari tanah kosong, lalu kemudian membangun sebuah perkotaan yang begitu kompleks yang kemudian bisa berkembang menjadi suatu sistem urban yang dinamis dan berkelanjutan," kata Sulfikar.

Oleh karena itu, menurut Sulfikar, pemerintah Indonesia perlu teliti, cermat dan bijaksana dalam pembangunan IKN Nusantara. Ditambah lagi ketika pemerintah tengah melakukan upaya pembangunan dengan skala besar yang melibatkan dana besar dan dilakukan dengan jangka panjang.

"Karena itu kita harus hati-hati dan banyak hal yang bisa kita pelajari, tidak hanya dari apa yang pernah kita lakukan, tetapi apa yang dilakukan negara-negara lain. Kita harus bisa objektif untuk melihat permasalahan-permasalahan, tanpa harus mencoba menutupi persoalan itu, karena mungkin kita memang pernah mau terbuka untuk menyatakan bahwa proyek yang dikerjakan itu belum dilakukan dengan baik," ucap Sulfikar.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

EKONOMI
Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

JAWA TENGAH
Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

NASIONAL
SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

NASIONAL
Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

NASIONAL
JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon