PBSI Uji Potensi Atlet lewat Main Rangkap di China Masters
Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian menjelaskan alasan ganda putri Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari bermain rangkap di Ruichang China Masters Super 100.
Alasan main rangkap tersebut merupakan bagian dari program penjajakan potensi atlet ke depan. Apriyani akan berpasangan dengan Taufik Aderya, sedangkan Lanny bermain bersama Daniel Edgar Marvino di ganda campuran.
“Kami ingin melihat potensi lain yang mungkin muncul dari atlet-atlet tersebut. Selain itu, Daniel dan Taufik bisa menimba pengalaman dari Apri dan Lanny yang lebih senior. Bermain di dua sektor juga akan membawa dampak positif bagi pengembangan kemampuan mereka,” ujar Eng Hian, Sabtu (14/2/2026).
Sementara itu, Aisyah Salsabila Putri Pranata akan dipasangkan dengan Verrell Yustin Mulia, menunggu Marwan Faza pulih. Pasangan ini direncanakan turun di Sri Lanka International Series dan International Challenge pada Maret mendatang. Verrell, yang belum memiliki pasangan di ganda putra, akan fokus berlatih di sektor ganda campuran.
Langkah ini dianggap penting untuk mengasah fleksibilitas dan kemampuan adaptasi atlet, sekaligus menyiapkan regenerasi pemain ganda campuran Indonesia ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




