Tradisi Unik Petani Gowa: Berburu Tikus untuk Cegah Gagal Panen
Selasa, 29 April 2025 | 04:35 WIB
Gowa, Beritasatu.com – Puluhan petani di Desa Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjalankan tradisi unik yang disebut “anjakkala balao” atau berburu tikus sebagai upaya mencegah gagal panen akibat hama.
Tradisi ini dilakukan dengan cara membakar lubang-lubang kecil di sawah yang menjadi sarang tikus. Pembakaran berlangsung selama dua menit hingga tikus keluar, lalu langsung ditangkap oleh para petani.
Tikus-tikus tersebut dianggap sebagai hama utama yang merusak tanaman padi, terutama saat musim tanam. Tradisi ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
"Bahasa Makassarnya anjakkala balao, artinya berburu tikus. Petani resah karena saat menabur benih, tikus langsung menyerang dan memakan benih," ujar Penjabat Kepala Desa Bontolangkasa Selatan Muhammad Naim Daeng Suro kepada wartawan, Senin (28/4/2025).
Ia menjelaskan, inisiatif ini merupakan bentuk kreativitas masyarakat. Petani menggunakan gas untuk membakar lubang-lubang tikus di sepanjang pematang sawah. Cara ini terbukti efektif, dan banyak tikus berhasil ditangkap.
Sebagai bentuk apresiasi, dinas tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Gowa memberikan insentif kepada petani. Setiap tikus yang berhasil ditangkap dihargai Rp 500, dan petani yang memperoleh tangkapan terbanyak mendapatkan hadiah berupa uang tunai, alat semprot, hingga benih padi.
"Ini gerakan luar biasa. Bukti kekompakan petani dalam melawan hama demi peningkatan produksi pangan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa Muhammad Fajaruddin.
Ia menegaskan, tradisi petani di Gowa anjakkala balao sangat mendukung pencapaian target swasembada pangan, khususnya pada akhir April 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




