ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Operasi Pencarian dan Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup

Sabtu, 24 Januari 2026 | 00:17 WIB
AM
SM
Penulis: Andi Mappanyukki | Editor: SMR
Tim SAR gabungan membantu mengevakuasi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Tim SAR gabungan membantu mengevakuasi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (Beritasatu.com/Andi Mappanyukki)

Makassar, Beritasatu.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026) malam. 

“Pada malam hari ini, saya selaku kepala Badan SAR Nasional, selaku SAR koordinator, men-declare bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat (dengan registrasi) PK-THT saya nyatakan selesai,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Safii saat konferensi pers di Kantor Basarnas Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan berhasil menemukan 11 body pack yang kemudian diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi. Dari jumlah tersebut, tiga jenazah telah lebih dahulu diserahterimakan kepada pihak keluarga.

ADVERTISEMENT

“Dari sebelas body pack yang sudah kita serahterimakan kepada DVI, tiga korban telah diserahkan kepada keluarga. Kemudian tujuh body pack lainnya kita serahkan kepada DVI hari ini,” katanya.

Mohammad Safii juga memastikan berdasarkan hasil pemeriksaan DVI Polri, seluruh body pack yang ditemukan merupakan bagian tubuh yang berbeda. Dengan demikian, jumlah korban yang ditemukan dipastikan berjumlah 10 jenazah.

“Hari ini, Pak Karoops menyampaikan semuanya teridentifikasi sebagai bodi atau tubuh yang berbeda-beda. Jadi saya pastikan, alhamdulillah, dari operasi 11 body pack yang kita temukan, DVI Polri menyampaikan sudah benar ada 10 jenazah. Hanya identitas korban yang masih dalam proses identifikasi,” jelasnya.

Meski operasi pencarian dan evakuasi utama telah resmi ditutup, Basarnas menyatakan tetap melanjutkan operasi kesiapsiagaan rutin melalui Kantor SAR Sulawesi Selatan. Operasi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila masih ditemukan bagian tubuh korban oleh masyarakat.

“Operasi kesiapsiagaan ini ditujukan andai saja ada laporan dari masyarakat. Misalkan ada body part yang ditemukan, sekecil apa pun itu, kewajiban Basarnas untuk melaksanakan operasi evakuasi dan menyerahkannya kepada DVI Polri,” tegasnya.

Basarnas mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan temuan yang diduga berkaitan dengan kecelakaan pesawat tersebut, guna memastikan seluruh korban dapat tertangani secara maksimal dan bermartabat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Black Box Jadi Kunci Ungkap Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Black Box Jadi Kunci Ungkap Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

NASIONAL
Restu Adi Pribadi, Korban Pesawat ATR 45-200 Dimakamkan di Klaten

Restu Adi Pribadi, Korban Pesawat ATR 45-200 Dimakamkan di Klaten

JAWA TENGAH
Video Call Terakhir Hariyadi sebelum Pesawat ATR 42-500 Jatuh

Video Call Terakhir Hariyadi sebelum Pesawat ATR 42-500 Jatuh

JAWA TENGAH
Pilot ATR 42-500 Gugur Saat Bertugas, Kerabat: Happy Landing in Heaven

Pilot ATR 42-500 Gugur Saat Bertugas, Kerabat: Happy Landing in Heaven

BANTEN
KKP Jamin Hak Keluarga ASN Korban Pesawat ATR 42-500

KKP Jamin Hak Keluarga ASN Korban Pesawat ATR 42-500

NASIONAL
IAT Tegaskan Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh Berstatus Carter KKP

IAT Tegaskan Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh Berstatus Carter KKP

SULAWESI SELATAN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon