Jenazah Florencia Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di Soekarno-Hatta
Kamis, 22 Januari 2026 | 05:41 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Salah satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, atas nama Florencia Lolita Wibisono, tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Rabu (21/1/2026) malam. Kedatangan jenazah disambut haru oleh pihak keluarga yang telah menunggu sejak sore hari.
Jenazah Florencia diterbangkan dari Makassar, Sulawesi Selatan, menuju Jakarta menggunakan pesawat Batik Air ID-6231 dengan nomor SMU 938-56117445 pada rute Makassar (UPG)-Jakarta (CGK). Setibanya di terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta, proses penurunan dan penerimaan jenazah dilakukan secara tertib dengan pengawalan petugas terkait.
Sejumlah anggota keluarga korban tampak hadir untuk menyambut kedatangan jenazah. Suasana duka menyelimuti area terminal kargo saat proses serah terima berlangsung. Petugas keamanan bandara dan kepolisian turut memastikan seluruh rangkaian berjalan dengan aman dan sesuai prosedur penanganan human remains.
Kapospol Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Ipda Feri Susanto menjelaskan, proses kedatangan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
“Malam ini kami bekerja sama dengan rekan-rekan Avsec dan petugas human remains menerima kedatangan jenazah almarhum Florencia Lolita Wibisono, korban kecelakaan pesawat di Makassar,” ujarnya.
Menurut Ipda Feri, pengamanan dilakukan sejak pesawat mendarat hingga proses administrasi dan serah terima kepada pihak keluarga selesai. Hal ini dilakukan untuk memastikan penghormatan terakhir bagi korban dapat berjalan dengan baik dan tertib.
Setelah seluruh proses administrasi dan serah terima rampung, jenazah Florencia kemudian diberangkatkan menuju Rumah Duka Grand Heaven, Penjaringan, Jakarta Utara. Pihak keluarga berencana terlebih dahulu melaksanakan prosesi peribadatan di rumah duka sebelum menentukan jadwal pemakaman.
“Untuk pemakaman akan menunggu keputusan dari pihak keluarga,” tambah Ipda Feri.
Hingga saat ini, keluarga korban masih dalam suasana duka mendalam atas kepergian almarhumah. Mereka berharap seluruh rangkaian proses, mulai dari pemulangan jenazah hingga pemakaman, dapat berjalan dengan lancar dan penuh penghormatan.
Sebagai informasi, kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi di Makassar menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat. Proses pemulangan jenazah menjadi salah satu tahapan penting dalam memberikan kepastian serta penghormatan terakhir bagi para korban kecelakaan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




