ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pramono Segera Gelar Rapat Khusus Bahas Perang Lawan Ikan Sapu-sapu

Selasa, 14 April 2026 | 11:03 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Gubernur Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Jakarta Timur, Selasa, 14 April 2026.
Gubernur Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Jakarta Timur, Selasa, 14 April 2026. (Antara/Lifia Mawaddah Putri)

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jakarta Pramono Anung menyiapkan rapat khusus untuk menangani populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan di Jakarta. Rapat akan melibatkan seluruh wali kota di Jakarta, kecuali wilayah Kepulauan Seribu.

“Dalam waktu dekat ini Pemerintah Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu, karena saya akan minta seluruh wali kota,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

Penanganan ikan sapu-sapu di kawasan Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, disebut sebagai contoh keseriusan Pemprov Jakarta dalam mengatasi persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

Pramono menilai populasi ikan sapu-sapu yang terus meningkat mulai berdampak pada ekosistem. Ikan ini diketahui memangsa ikan lokal dan merusak lingkungan perairan.

“Apalagi ini kan ikan yang berasal dari Amerika Selatan, mereka sangat kuat dan menjadi predator bagi ikan-ikan lokal, wader dan sebagainya. Makanannya diambil semua dan mereka merusak tanggul-tanggul yang ada karena rumahnya itu di sana,” jelas Pramono dikutip dari Antara.

Seluruh jajaran Pemprov Jakarta diminta menangani persoalan ini secara serius agar dampaknya tidak semakin meluas.

Penanganan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi contoh atau role model bagi daerah lain dalam mengatasi penyebaran ikan sapu-sapu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok sebelumnya menyampaikan persoalan ikan sapu-sapu bukan hal baru. Penanganan pernah dilakukan di Kali Ciliwung.

Setelah proses pembersihan dan penangkapan, ikan sapu-sapu dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Ciganjur.

"Bangkai ikan sapu-sapu yang telah mati akan dikubur karena daya tahan ikan sapu-sapu ini memang jika tidak dipastikan mati maka bisa hidup tanpa berada di air," kata Hasudungan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tanggapi BTS Tambah Hari Konser di GBK, Pramono: Dunia Percaya Jakarta

Tanggapi BTS Tambah Hari Konser di GBK, Pramono: Dunia Percaya Jakarta

LIFESTYLE
Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Kerja Bergaji Rp 5,7 Juta

Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Kerja Bergaji Rp 5,7 Juta

JAKARTA
Pramono Anung Soroti Kematian Siswi SMAN 6 Jakarta

Pramono Anung Soroti Kematian Siswi SMAN 6 Jakarta

JAKARTA
Pramono Dukung JKF 2026 untuk Genjot Ekonomi Jakarta

Pramono Dukung JKF 2026 untuk Genjot Ekonomi Jakarta

JAKARTA
Pramono dan Rano Karno Hadiri Haul Akbar Ulama-Habaib Betawi di Monas

Pramono dan Rano Karno Hadiri Haul Akbar Ulama-Habaib Betawi di Monas

JAKARTA
Ada 5 Demo Hari Ini di Jakarta, Pramono: Jangan Rusak Fasilitas Umum

Ada 5 Demo Hari Ini di Jakarta, Pramono: Jangan Rusak Fasilitas Umum

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon