BI Umumkan Suku Bunga Acuan Siang Ini, Kemungkinan Masih Tetap 6 Persen
Rabu, 20 Maret 2024 | 10:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang akan diumumkan Rabu (20/3/2024) siang.
Ekonom makroekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky mengatakan nilai tukar rupiah cenderung stabil dalam beberapa minggu terakhir setelah sempat terdepresiasi. Sementara inflasi domestik masih dalam rentang target BI. “Kondisi inflasi dan nilai tukar saat ini sedang tidak berada dalam kondisi mendesak untuk BI mengubah suku bunga acuannya,” kata Riefky dalam “Laporan Seri Analisis Makroekonomi Rapat Dewan Gubernur BI Maret 2024” yang diterima Rabu dikutip Investor Daily.
Dia mengatakan terlepas dari tingginya tekanan rupiah, beberapa minggu terakhir pergerakannya cenderung stabil.
Sementara inflasi melonjak ke 2,75% (year on year/yoy) pada Februari 2024, meningkat signifikan dari 2,57% (yoy) pada Januari 2024. Pergerakan harga pangan telah menjadi faktor pendorong utama inflasi pada 5 bulan terakhir, menyusul meluasnya gagal panen akibat meningkatnya intensitas dampak fenomena alam yaitu El Nino. “Kenaikan harga pangan telah menjadi isu nasional selain melonjaknya permintaan produk pangan menjelang Ramadan,” tutur dia.
Sementara dari sisi perekonomian global, suku bunga acuan di berbagai negara berkembang cukup tergantung dari pergerakan yang akan diambil oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. Untuk menghindari risiko arus modal keluar secara masif, bank sentral di negara berkembang termasuk Indonesia kemungkinan tidak akan menurunkan suku bunga acuannya sebelum The Fed mengambil langkah tersebut.
Riefky menerangkan inflasi AS secara tidak terduga meningkat ke 3,2% (yoy) pada Februari 2024, menunjukkan tantangan semakin sulit dihadapi The Fed dalam fase akhir usaha untuk menurunkan angka inflasi. Lebih lanjut, tingkat pengangguran AS juga meningkat ke 3,9% di Februari 2024 dari 3,7% di bulan sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




