Menghadap Prabowo, Bahlil Juga Laporkan Perkembangan Biodisel B50
Minggu, 19 Oktober 2025 | 20:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025) sore. Pertemuan selama satu jam itu membahas berbagai isu strategis di sektor energi dan sumber daya alam.
Dalam laporannya, Bahlil memaparkan hasil kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang memiliki sekitar 22.000 sumur minyak rakyat. Setiap sumur menghasilkan rata-rata dua barel minyak per hari.
“Presiden meminta agar legalitas sumur rakyat ini segera diselesaikan. Beliau menekankan bahwa urusan rakyat harus menjadi prioritas, sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujar Bahlil seusai pertemuan.
Selain isu sumur rakyat, Bahlil juga melaporkan perkembangan program energi baru terbarukan, termasuk penggunaan bahan bakar campuran biodiesel B50 serta etanol 10% (E10) untuk bensin.
“Kami membahas kesiapan implementasi biodiesel B50 dan etanol untuk bensin E10. Presiden menanyakan progres dan kesiapan pelaksanaannya,” jelas Bahlil.
Pembahasan juga mencakup kelanjutan program hilirisasi di sektor mineral dan batu bara. Menurut Bahlil, Presiden Prabowo memberi perhatian khusus terhadap hilirisasi agar nilai tambah sumber daya alam bisa dinikmati oleh masyarakat dalam negeri.
Bahlil turut menyampaikan progres perizinan usaha pertambangan (IUP) bagi rakyat, koperasi, dan pelaku UMKM di berbagai daerah.
“Saya juga melaporkan perkembangan IUP-IUP untuk rakyat dan koperasi. Presiden memerintahkan agar segera ditindaklanjuti,” kata Bahlil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




