Harga Emas, Perak dan Logam Mulia Melonjak Imbas Penangkapan Maduro
Senin, 5 Januari 2026 | 11:47 WIB
Singapura, Beritasatu.com – Harga emas dunia melonjak pada perdagangan Senin (5/1/2026) setelah Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada akhir pekan, yang memicu eskalasi ketegangan geopolitik dan meningkatkan permintaan aset safe haven.
Harga emas spot naik 1,9% ke level US$ 4.411,14 per ons, tertinggi dalam sepekan. Sementara itu, kontrak futures emas AS untuk pengiriman Februari menguat 2,1% menjadi US$ 4.419,90 per ons.
“Peristiwa di Venezuela kembali membangkitkan permintaan safe haven, dengan emas dan perak menjadi penerima manfaat utama saat investor berupaya melindungi portofolio dari risiko geopolitik,” ujar kepala analis pasar KCM Trade, Tim Waterer, seperti dilansir dari Reuters.
Amerika Serikat menangkap Maduro pada Sabtu dalam sebuah operasi yang dilaporkan menyebabkan korban sipil. Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez kemudian mengambil alih sebagai pemimpin sementara dan menegaskan Maduro masih menjabat sebagai presiden.
Ketegangan geopolitik, dikombinasikan dengan penurunan suku bunga, pembelian agresif oleh bank sentral, serta inflow ke exchange-traded fund (ETF), mendorong harga emas melonjak 64% sepanjang tahun lalu, menjadi kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$ 4.549,71 pada 26 Desember 2025.
Aset tanpa imbal hasil seperti emas cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah serta di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.
Harga perak spot melonjak 4,4% ke level US$ 75,82 per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 83,62 pada 29 Desember. Sepanjang tahun lalu, harga perak melesat 147%, jauh melampaui emas dan menjadi kinerja tahunan terbaik dalam sejarah pencatatannya.
Lonjakan harga perak didorong penetapannya sebagai mineral kritis AS pada tahun lalu, serta keterbatasan pasokan di tengah meningkatnya permintaan industri dan investasi.
Sementara itu, harga platinum spot naik 2,2% menjadi US$ 2.190,55 per ons, setelah sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 2.478,50 pada Senin pekan lalu. Paladium juga menguat 1,8% ke level US$ 1.667,45 per ons.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




