ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahlil Izinkan Shell Cs Kembali Impor BBM

Selasa, 6 Januari 2026 | 12:52 WIB
BI
MK
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: MBK
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan badan usaha swasta yang bergerak di bisnis hilir minyak, atau stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sudah diperbolehkan kembali melakukan impor BBM.

Diketahui, sejak akhir Agustus 2025, beberapa jenis BBM di SPBU swasta seperti Shell, BP, Vivo, dan ExxonMobil mengalami kekosongan. Kondisi tersebut terjadi karena jatah persediaan tahunan telah habis lebih cepat.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman enggan mengungkapkan secara rinci besaran kuota impor yang disetujui. Namun, dia menjelaskan peningkatan kuota impor BBM untuk SPBU swasta kurang lebih sama dengan yang diberikan pada 2025, yakni sebesar 10%.

ADVERTISEMENT

“Sudah boleh (impor BBM). Sudah mulai sekarang,” ungkap Laode singkat saat ditemui di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Dengan adanya izin kuota impor pada tahun ini serta tambahan kuota tersebut, diharapkan stok dan ketersediaan BBM di SPBU swasta dapat kembali normal.

Seperti diberitakan sebelumnya, badan usaha swasta yang bergerak di bisnis SPBU pada semester II 2025 mengalami penipisan stok BBM. Hal itu disebabkan melonjaknya permintaan masyarakat.

Namun, pada periode tersebut badan usaha swasta tidak memperoleh izin impor BBM dari pemerintah karena kuota impor tahunan telah terpakai sepenuhnya. Sebagai alternatif, Kementerian ESDM mendorong badan usaha swasta melakukan kerja sama pengadaan dengan Pertamina.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebelumnya juga memberikan peringatan kepada badan usaha pengelola SPBU swasta agar mematuhi ketentuan negara, termasuk terkait pengaturan kuota impor BBM.

Ia menegaskan pemerintah telah menghitung besaran kuota impor untuk perusahaan yang dinilai tertib dan patuh terhadap regulasi. Namun, saat diminta menjelaskan lebih lanjut mengenai badan usaha yang dianggap tidak mematuhi aturan, Bahlil enggan menyebutkannya secara rinci.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ikuti Mekanisme Pasar Global, Harga BBM Nonsubsidi Wajar Naik

Ikuti Mekanisme Pasar Global, Harga BBM Nonsubsidi Wajar Naik

EKONOMI
Bahlil Pastikan SPBU Swasta Sudah Boleh Impor BBM RON 92–98

Bahlil Pastikan SPBU Swasta Sudah Boleh Impor BBM RON 92–98

EKONOMI
Shell Cs Dilarang Impor Solar Mulai April 2026

Shell Cs Dilarang Impor Solar Mulai April 2026

EKONOMI
Shell Pangkas Direksi, Pimpinan Proyek dan Teknologi Pilih Mundur

Shell Pangkas Direksi, Pimpinan Proyek dan Teknologi Pilih Mundur

EKONOMI
ESDM Minta SPBU Swasta Negosiasi Beli Solar dari Pertamina

ESDM Minta SPBU Swasta Negosiasi Beli Solar dari Pertamina

EKONOMI
Bahlil Larang Shell Cs Impor Solar Tahun Ini

Bahlil Larang Shell Cs Impor Solar Tahun Ini

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon