ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Emas Catat Rekor Tertinggi dan Diproyeksikan Tembus US$ 4.700

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi emas.
Ilustrasi emas. (Unsplasn/Zalataky)

Jakarta, Beritasatu.com - Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi dengan menyentuh level US$ 4.591 dolar AS per troi ons. Tren penguatan ini dinilai masih berpeluang berlanjut hingga sepekan ke depan, seiring meningkatnya ketidakpastian global.

Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuabi mengatakan lonjakan harga emas dipicu kombinasi faktor politik Amerika Serikat (AS), arah kebijakan bank sentral, serta meningkatnya tensi geopolitik dunia.

Kenaikan emas global tersebut turut berdampak ke pasar domestik. Harga Logam Mulia Antam tercatat naik ke level Rp 2,651 juta per gram.

ADVERTISEMENT

Dari sisi teknikal, Ibrahim menjelaskan emas dunia masih memiliki ruang koreksi sehat sebelum kembali melanjutkan tren naik.

“Jika terjadi koreksi, support pertama emas dunia berada di US$ 4.553 per troi ons dengan harga logam mulia sekitar Rp 2,620 juta per gram,” ujarnya di Jakarta, Selasa (13/1/2025).

Support berikutnya diperkirakan berada di area US$ 4.516 per troi ons, dengan harga Logam Mulia di kisaran Rp 2,580 juta per gram.

Sebaliknya, apabila harga kembali menguat, resistance awal emas dunia berada di level US$ 4.650 per troi ons. Pada skenario ini, harga logam mulia berpotensi naik hingga Rp 2,850 juta per gram. Resistance selanjutnya diproyeksikan di kisaran US$ 4.700 dolar AS per troi ons.

“Berarti dalam minggu ini ada kemungkinan besar harga emas dunia itu akan tembus di US$ 4.700. Logam mulia Antam di level Rp 3,1 juta,” kata Ibrahim.

Ia menjelaskan, salah satu pendorong utama penguatan emas berasal dari dinamika politik di AS, termasuk tekanan politik terhadap Ketua bank sentral AS, Jerome Powell, menjelang masa pensiunnya pada Mei mendatang.

Selain itu, Kejaksaan Agung AS dijadwalkan memanggil mantan Gubernur Federal Reserve, Lisa Cook, untuk dimintai keterangan terkait pemecatannya oleh Presiden AS Donald Trump.

“Ketidakpastian politik ini membuat investor kembali mencari aset aman seperti emas,” ujarnya.

Dari sisi kebijakan moneter, Ibrahim menilai meski data ketenagakerjaan AS masih solid, terdapat sinyal perlambatan ekonomi yang membuka peluang penurunan suku bunga lebih dari satu kali pada 2026.

“Kalau di akhir masa jabatan Powell terjadi dua kali penurunan suku bunga, ini tentu cukup positif bagi pergerakan harga emas dunia,” jelasnya.

Faktor geopolitik global juga ikut menopang harga emas, mulai dari ketegangan di Timur Tengah pasca demonstrasi besar di Iran, konflik Israel-Lebanon, hingga potensi eskalasi lanjutan perang Rusia-Ukraina di Eropa.

Sementara itu, penguatan harga Logam Mulia Antam di dalam negeri turut dipengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah. Ibrahim memperkirakan rupiah masih berpotensi bergerak di kisaran Rp 16.820-Rp 16.900 per dolar AS hingga akhir pekan.

“Masalah supply dan demand juga berpengaruh. Permintaan di dalam negeri cukup tinggi, sementara ketersediaan barang terbatas. Ini yang kembali mendorong harga logam mulia menguat,” tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Permintaan Emas di India dan China Masih Lesu meski Harga Turun

Permintaan Emas di India dan China Masih Lesu meski Harga Turun

EKONOMI
Harga Emas Dunia Menuju Penurunan Tiga Minggu Beruntun

Harga Emas Dunia Menuju Penurunan Tiga Minggu Beruntun

EKONOMI
Update Harga Emas Dunia: Turun Tajam 1,5 Persen, Perak 1,8 Persen

Update Harga Emas Dunia: Turun Tajam 1,5 Persen, Perak 1,8 Persen

EKONOMI
Harga Emas Turun Lebih dari 1 Persen Tertekan Sentimen Hawkish The Fed

Harga Emas Turun Lebih dari 1 Persen Tertekan Sentimen Hawkish The Fed

EKONOMI
Pesona Emas Dunia Pudar Akibat Kebijakan The Fed

Pesona Emas Dunia Pudar Akibat Kebijakan The Fed

EKONOMI
Update Harga Emas Dunia: Turun Tertekan Dolar AS

Update Harga Emas Dunia: Turun Tertekan Dolar AS

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon