Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat Tipis Lepas dari Level Rp 16.900
Kamis, 26 Maret 2026 | 17:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah menguat pada pekan pertama setelah libur Lebaran 2026, Kamis (26/3/2026).
Rupiah ditutup menguat 7 poin terhadap dolar Amerika Serikat (AS), setelah sebelumnya sempat menguat 15 poin ke level Rp 16.904 dari penutupan sebelumnya Rp 16.895.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, penguatan rupiah terjadi di tengah proses pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran terkait perkembangan konflik di Timur Tengah.
“Pasar mempertimbangkan sinyal diplomatik sementara dari Teheran, di mana para pejabat dilaporkan sedang meninjau proposal yang didukung AS yang bertujuan untuk menghentikan perselisihan,” ungkap Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Namun, ketidakpastian pasar masih tinggi. Iran secara terbuka membantah adanya negosiasi langsung dengan Amerika Serikat dan menunjukkan adanya perbedaan sikap. Sentimen tersebut turut membayangi pergerakan rupiah seiring respons pelaku pasar.
“Kurangnya kejelasan membuat para pedagang bersikap waspada, dengan pasar minyak cenderung lesu pada Kamis,” kata Ibrahim.
Meski demikian, rupiah tetap menguat di tengah pergerakan harga minyak dunia yang masih fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir. Harga minyak mentah Brent sempat melonjak di atas US$ 119 per barel pada awal bulan ini akibat kekhawatiran gangguan pasokan.
“Selat Hormuz, jalur transit vital bagi sekitar seperlima pengiriman minyak global, masih menjadi perhatian utama pasar. Ancaman terhadap distribusi melalui jalur tersebut berpotensi memicu kenaikan harga lebih lanjut,” jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




