GoTo Mulai Bookbuilding IPO, Ini Kata Analis
Rabu, 16 Maret 2022 | 05:18 WIB
Dia menilai harga saham yang ditawarkan saat ini yakni Rp 316 sampai Rp 346 per saham dinilai tergolong murah dengan ekosistem yang diberikan GoTo. Meski saat ini GoTo tercatat masih mencatatkan kerugian Rp 11,58 triliun dan total aset sebanyak Rp 158,17 triliun per akhir September 2021. Selain itu, ia menyampaikan posisi finansial GoTo tidak bisa dihitung menggunakan acuan old economy karena perusahaan berkonsep new economy.
Apabila mematok harga tersebut, GoTo diperkirakan akan meraih dana segar Rp 17,99 triliun dan menjadi sejarah baru bagi dunia pasar modal Indonesia. Nico menekankan, para investor tidak perlu khawatir dengan prospek saham GoTo. Jika tidak mau berinvestasi jangka panjang, bisa melakukan trading jangka pendek atau mencermati pergerakan harga sahamnya setidaknya 2 hari pasca IPO. "Ke depan, kami yakin GoTo dapat menggunakan seluruh dana hasil IPO untuk terus mengembangkan usahanya," ujarnya.
Baca Juga: Soal Rencana IPO GoTo, Bagaimana Progresnya?
Antisipasi perseroan dengan menerapkan skema stabilisasi harga saham atau yang biasa dikenal dengan istilah greenshoe. Dengan metode ini, harga GoTo diharapkan dapat terus terjaga pasca-IPO.
Dalam skema ini, GoTo akan mencadangkan 15% atau 7,8 miliar saham dari jumlah saham yang ditawarkan dengan saat IPO sebagai treasury. Menurut analis Kiwoom Sekuritas Abdul Aziz menyatakan, skema ini bisa menjaga harga saham GoTo agar tidak jatuh di bawah harga perdana. "Tetapi perlu diperhatikan juga beberapa risiko yang bisa menghambat perseroan dalam mencapai target. Terlebih kasus Covid-19 yang sewaktu-waktu dapat meningkat kembali," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




