ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Awal 2013, Saham SUGI Naik 30,35 Persen

Senin, 21 Januari 2013 | 09:25 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1
Ilustrasi kilang minyak
Ilustrasi kilang minyak (Antara)
Kenaikan harga saham setelah manajemen Sugih Energy melaporkan hasil eksplorasi sumur migas Selong-1 di blok Lemang PSC yang berlokasi di Provinsi Jambi.

Saham perusahaan migas, PT Sugih Energy Tbk (SUGI) mencatatkan kinerja yang positif selama tiga pekan perdagangan di awal 2013.

Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia Jumat (18/1), saham SUGI tercatat naik 30,35 persen menjadi Rp365 per saham dibanding harga penutupan di akhir tahun 2012 sebesar Rp280 per saham.

Sepanjang periode 2-18 Januari 2013, harga saham Sugih Energy ditutup di kisaran Rp335-365 per saham. Total volume perdagangannya mencapai 988.464.000 saham dan total nilai transaksinya sebesar Rp339,649 miliar. Sementara, harga tertinggi SUGI di sepanjang 52 pekan terakhir adalah sebesar Rp400 per saham yaitu pada 18 dan 19 Desember 2012.

Sebelumnya, manajemen Sugih Energy telah melaporkan hasil eksplorasi sumur migas Selong-1 di blok Lemang PSC yang berlokasi di Provinsi Jambi. Dalam penjelasan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur SUGI Fachmi Zarkasi memperkirakan dapat memproduksi minyak 790 barel per hari dan 16,8 juta kaki kubik gas per hari di sumur tersebut.

Presiden Direktur SUGI Andhika Anindyaguna, menyatakan, produksi komersial di sumur Selong-1 diperkirakan dapat dimulai pada akhir tahun ini. Untuk itu, perseroan tengah mengajukan proses persetujuan terlebih dahulu kepada pihak regulator migas Indonesia. "Untuk pengajuan permohonan persetujuan saja butuh waktu kurang lebih 90 hari," tuturnya.

Perseroan juga akan melakukan eksplorasi sumur Akatara-1 di Blok Lemang pada Januari ini.  Sementara, untuk kebutuhan belanja barang modal (capital expenditure) tahun 2013, perseroan akan mengalokasikan sebesar Rp180 miliar. Dana sebesar itu diperoleh dari sebagian dana hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) yang sebesar Rp2,47 triliun.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon