Bupati Jeje Tetapkan Status Darurat Longsor Cisarua Bandung Barat
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:19 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Bupati Kabupaten Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail atau Jeje Govinda telah menetapkan status darurat bencana menyusul longsor yang menerjang permukiman warga di wilayah Cisarua pada Sabtu (24/1/2026). Longsor tersebut hingga kini menelan korban delapan orang meninggal dunia dan 93 warga lainnya masih belum ditemukan.
Penetapan status tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penanganan, pencarian korban, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.
"Kita tetapkan status darurat bencana karena korban luar biasa banyak. Nanti kita juga akan menurunkan petugas karena akses ke sini sulit, jadi ada petugas bisa menjaga alurnya supaya bantuan bisa tetap masuk. Saya saja tadi ke sini sulit sekali," kata Jeje saat meninjau lokasi longsor.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 12.00 WIB, Jeje menuturkan ada sebanyak 113 jiwa terdampak dari 34 keluarga.
"Data sementara yang saya dapat, ada 113 jiwa dari 34 KK terdampak, delapan ditemukan meninggal, 23 selamat dan sekitar 82 wargamasih dalam pencarian. Jumlah tersebut bisa terus bertambah," tuturnya.
Ia menegaskan, ke depan pemerintah daerah akan memperkuat langkah mitigasi bencana, mengingat wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat secara umum merupakan daerah rawan bencana.
“Kami akan melakukan koordinasi secara masif, terutama di daerah rawan seperti perbukitan dan tanah miring,” katanya.
Dengan status darurat bencana ini, seluruh sumber daya daerah akan dimaksimalkan untuk penanganan korban dan upaya pencegahan bencana serupa di masa mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




