ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Situs Resmi Pemkab Ngawi Diretas, Ada Tulisan Thailand dan Judol

Senin, 8 Desember 2025 | 13:29 WIB
MF
JS
Penulis: Muhammad Miftakul Falakh | Editor: JJS
Situs resmi Pemkab Ngawi diretas.
Situs resmi Pemkab Ngawi diretas. (Beritasatu.com/Tangkapan Layar)

Ngawi, Beritasatu.com – Situs web resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi www.ngawikab.go.id mengalami gangguan keamanan siber. Tampilan halaman awal situs tersebut mendadak menampilkan konten judi online atau judol serta tulisan berbahasa Thailand yang menguatkan dugaan kuat terjadinya peretasan sistem.

Tulisan asing itu muncul pada bagian meta deskripsi, sementara beberapa halaman memunculkan narasi yang mengarah pada iklan judi online. Gangguan ini memengaruhi seluruh web perangkat daerah (OPD), mulai dari dinas, kecamatan, hingga puskesmas.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi Mahmud Rosyadi membenarkan insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut, indikasi peretasan terdeteksi sejak pertengahan November 2025.

“Memang benar website diretas dan menampilkan iklan judol. Kami mengetahuinya sejak pertengahan November lalu,” ujar Mahmud Rosyadi kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Diskominfo SP Ngawi telah berupaya memulihkan tampilan dan struktur website, tetapi hasilnya belum menunjukkan perkembangan berarti.

Bahkan, setelah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, diketahui bahwa serangan serupa juga dialami oleh daerah lain.

“Kami mencoba mengatasinya, tetapi tidak membuahkan hasil. Setelah berkoordinasi dengan Kominfo Jatim, diketahui bahwa peretasan serupa juga terjadi di daerah lain,” katanya.

Karena gangguan semakin meluas, Pemkab Ngawi melaporkan kasus ini ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, proses pemulihan masih dilakukan oleh tim keamanan siber.

Peretasan ini berdampak langsung pada pelayanan publik berbasis digital. Munculnya tulisan asing dan konten berbau judi online membuat masyarakat resah serta mempertanyakan keamanan sistem milik pemerintah daerah.

Mahmud menyebut gangguan ini menjadi evaluasi penting bagi Pemkab Ngawi untuk memperkuat keamanan server dan sistem informasi ke depan.

“Masih ditangani Kominfo Provinsi Jawa Timur dan dibantu BSSN,” tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemkab Ngawi Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman di Tengah Gejolak Global

Pemkab Ngawi Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman di Tengah Gejolak Global

JAWA TIMUR
Pemkab Ngawi Buka Posko Aduan THR Lebaran 2026

Pemkab Ngawi Buka Posko Aduan THR Lebaran 2026

JAWA TENGAH
Senja Ramadan: Ajang UMKM Unjuk Gigi dan Hiburan Warga di Ngawi

Senja Ramadan: Ajang UMKM Unjuk Gigi dan Hiburan Warga di Ngawi

JAWA TIMUR
Pemkab Ngawi Alihkan Anggaran Rp 20 M Alun-alun demi Perbaikan Jalan

Pemkab Ngawi Alihkan Anggaran Rp 20 M Alun-alun demi Perbaikan Jalan

JAWA TIMUR
Pemkab Kumpulkan Data Temuan Situs Diduga Candi Abad Ke-10 di Ngawi

Pemkab Kumpulkan Data Temuan Situs Diduga Candi Abad Ke-10 di Ngawi

JAWA TIMUR
Pemkab Ngawi Siapkan Rp 20 M demi Penataan Kawasan Alun-alun Merdeka

Pemkab Ngawi Siapkan Rp 20 M demi Penataan Kawasan Alun-alun Merdeka

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon