5 Cara Membayar Zakat Saat Ramadan 2024
Senin, 18 Maret 2024 | 18:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Selama Ramadan, selain berpuasa umat muslim juga diwajibkan untuk menunaikan rukun iman yang keempat, yaitu zakat. Zakat merupakan pembayaran wajib bagi mereka yang mampu.
Zakat memiliki banyak jenis dan wajib dibayarkan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Zakat yang wajib ditunaikan pada saat Ramadan adalah zakat fitrah yang maksimal dibayarkan sebelum salat Idulfitri.
Dalam membayar zakat tentunya terdapat tuntunan dan cara pembayaran yang harus dipahami. Dengan memahami dan mengikuti panduan lengkap tentang cara membayar zakat, umat muslim dapat menjalankan kewajiban dengan penuh keyakinan.
1. Niat
Tentunya niat sangat penting untuk membayar zakat dengan ikhlas dan ketulusan hati. Adapun niat membayar zakat:
- Niat zakat fitrah untuk diri sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
"Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an nafsî fardhan lillâhi ta’âlâ."
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
- Niat zakat fitrah untuk istri
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِيْ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an zaujatî fardhan lillâhi ta’âlâ."
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
- Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an waladî (sebutkan nama) fardhan lillâhi ta’âlâ."
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
- Niat zakat fitrah untuk anak perempuan
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِيْ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an bintî (sebutkan nama) fardhan lillâhi ta’âlâ."
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
- Niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيْعِ مَنْ تَلْزَمُنِيْ نَفَقَتُهُمْ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘annî wa ‘an jamî’i mâ talzamunî nafaqâtuhum fardhan lillâhi ta’âlâ."
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Baca Juga: Mengenal Apa itu Zakat Ternak?
- Niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ (…) فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an (sebutkan nama) fardhan lillâhi ta’âlâ."
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (sebutkan nama dengan jelas dan spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
2. Tentukan jumlah zakat yang harus dibayarkan
Untuk jumlah zakat yang dibayarkan pada Ramadan bisa berupa makanan pokok, seperti beras, sebanyak satu sha atau seberat 2,5 kg atau 3,5 liter.
Berdasarkan SK Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Nomor 10 Tahun 2024 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, ditetapkan nilai zakat fitrah setara dengan uang sebesar Rp 45.000 per hari per jiwa.
3. Menemukan lembaga amil zakat yang terpercaya
Anda dapat membayar zakat melalui petugas amil zakat dari lembaga yang terpercaya. Lembaga ini akan memastikan zakat Anda disalurkan kepada golongan yang berhak membutuhkan dan menerima zakat, ini merupakan cara yang paling efektif.
4. Panitia amil zakat membacakan doa
Petugas amil zakat hendaknya mendoakan orang yang membayar, berikut ini doanya:
آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَ بَارَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُِوْرًا
Artinya: “Semoga Alla Swt memberi pahala kepadamu atas apa saja yang telah kamu berikan, mudah-mudahan Allah memberi berkah kepadamu atas semua yang masih ada padamu dan mudah-mudahan Allah menjadikan kesucian bagimu.”
Baca Juga: Apakah Berenang Bisa Membatalkan Puasa?
5. Dokumentasikan pembayaran zakat
Pastikan untuk mendokumentasikan pembayaran zakat, bisa dalam kwitansi atau catatan pembayaran. Hal ini penting sebagai bukti Anda telah membayar zakat sesuai dengan ketentuan agama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




