ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cek Kesiapan infrastruktur di Pelabuuhan Merak-Bakauheni, ASDP Terus Tingkatkan Digitalisasi Layanan Pemesanan Tiket

Senin, 4 November 2024 | 07:00 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Kesiapan fasilitas dan pelayanan penyeberangan ASDP Merak jelang Angkutan Natal dan Tahun Baru 2024/2025.
Kesiapan fasilitas dan pelayanan penyeberangan ASDP Merak jelang Angkutan Natal dan Tahun Baru 2024/2025. (ASDP/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com – Menjelang  layanan dan periode libur Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025, Komisi V DPR RI bersama Wakil Menteri Perhubungan, Komjen Pol (Purn) Suntana dan Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar melakukan peninjauan kesiapan fasilitas dan pelayanan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten pada akhir pekan lalu.  Kunjungan ini sekaligus memantau pembangunan infrastruktur dan layanan transportasi khususnya di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni. 

Berdasarkan prediksi yang telah dilakukan arus penyeberangan angkutan Natal dan Tahun Baru 2024/2025 masih tergolong lancar.  Namun demikian, ASDP akan tetap memastikan seluruh kesiapan pelabuhan Merak dengan matang untuk hadapi lonjakan kendaraan dan penumpang.

Dikutip dari situs resmi Kemenpan RB, Senin (11/4/2024) disebutkan bahwa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berinovasi dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui digitalisasi layanan. Menjelang periode padat Natal dan Tahun Baru ini contohnya,  ASDP memastikan bahwa aplikasi Ferizy diyakini bisa mengurangi antrean di Pelabuhan Merak-Bakauheni, yang merupakan salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia.

ADVERTISEMENT
Situasi antrean kendaraan di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa, 9 April 2024. - (Beritasatu.com/Celvin Sipahutar)
Situasi antrean kendaraan di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa, 9 April 2024. - (Beritasatu.com/Celvin Sipahutar)

Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk mencegah terjadinya kepada arus penyeberangan menurut Plt Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Djunia Satriawan, adalah dengan menerapkan digitalisasi dalam layanan jasa penyeberangan yakni Ferizy. Sejak diluncurkan pada tahun 2020, aplikasi Ferizy telah mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna, dari 438.105 pengguna di tahun pertama hingga mencapai lebih dari 2,5 juta pengguna pada September 2024.

“Ferizy telah memudahkan pengguna dalam memesan tiket kapan saja dan dari mana saja. Tidak hanya melalui aplikasi, pemesanan juga bisa dilakukan melalui web. Kami harap, dengan adanya Ferizy, pengguna akan lebih mudah mengatur perjalanan mereka jauh-jauh hari tanpa harus mengantre lama di pelabuhan,” ujar Djunia.

ASDP juga telah memperluas akses pembayaran tiket melalui berbagai metode, seperti virtual account bank, e-wallet, gerai minimarket, serta bekerja sama dengan platform OTA (Online Travel Agent) seperti tiket.com. Berbagai opsi ini memberikan keleluasaan bagi pengguna dalam memilih metode pembayaran yang paling sesuai.

Lebih lanjut, Djunia menjelaskan bahwa pemesanan tiket melalui Ferizy sudah bisa dilakukan 60 hari sebelum keberangkatan. Inovasi ini ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode liburan dan memastikan perjalanan tetap lancar. Dengan digitalisasi ini, ASDP berharap pengguna dapat merencanakan perjalanan mereka secara lebih matang, mengurangi risiko kehabisan tiket, serta menghindari kemacetan dan antrean panjang di pelabuhan.

Suntana, Wakil Menteri Perhubungan yang turut melakukan peninjauan ke Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, menyampaikan apresiasinya terhadap ASDP yang telah memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki layanan publik. “Digitalisasi seperti ini sangat membantu, terutama saat periode padat seperti Natal dan Tahun Baru. Dengan adanya aplikasi seperti Ferizy, masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan terorganisir,” ujarnya.

Suntana juga menambahkan bahwa upaya ASDP dalam mengintegrasikan layanan digital ini merupakan contoh yang dapat diterapkan oleh sektor transportasi lainnya. Menurutnya, perbaikan sistem transportasi publik melalui teknologi akan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi para pengguna, khususnya dalam hal penyeberangan lintas pulau.

Dengan peningkatan pada sistem digital ini, ASDP menunjukkan komitmennya untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan nyaman, sekaligus mendukung transformasi sektor transportasi yang lebih modern dan ramah pengguna.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kronologi Penangkapan Penculik Balita Asal Tulungagung di Merak

Kronologi Penangkapan Penculik Balita Asal Tulungagung di Merak

BANTEN
Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

NUSANTARA
Arus Balik, 543.440 Pemudik Menuju Merak hingga Sabtu 28 Maret 2026

Arus Balik, 543.440 Pemudik Menuju Merak hingga Sabtu 28 Maret 2026

BANTEN
Arus Balik di Merak Ramai, tetapi 51 Persen Pemudik Belum Kembali

Arus Balik di Merak Ramai, tetapi 51 Persen Pemudik Belum Kembali

BANTEN
71 Kg Sabu Diselundupkan via Merak, Modus Towing Terbongkar

71 Kg Sabu Diselundupkan via Merak, Modus Towing Terbongkar

BANTEN
Arus Balik Lebaran, 120.000 Pemudik Padati Pelabuhan Merak

Arus Balik Lebaran, 120.000 Pemudik Padati Pelabuhan Merak

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon