Isi Surat yang Dititipkan KKB ke Pilot Susi Air di Jila Mimika
Jumat, 17 Maret 2023 | 16:30 WIB
Timika, Beritasatu.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menitipkan surat yang ditujukan kepada seluruh negara di dunia melalui Pilot Susi Air di lapangan terbang (Lapter) Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (15/3/2023).
Surat dengan kop "Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Markas Komando Daerah (Makodam) III Timika TPNPB - OPM" itu ditandatangani Kepala Badan Staf Makodam III, Antonius Aim.
Terkait surat tersebut, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra saat dikonfirmasi membenarkan terkait surat yang dititipkan kepada seorang pilot Susi Air oleh seseorang yang diduga sebagai anggota KKB.
Saat itu pilot tiba di Jila dalam rangka mengantar masyarakat kesana.
"Iya, jadi ada (anggota KKB) yang menitipkan surat," kata Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra usai sertijab PJU dilingkungan Polres Mimika, Jumat (17/3/2023).
Pihak kepolisian tengah mendalami isi surat serta meminta keterangan dari pilot yang membawa surat tersebut yang diisikan didalam kantong plastik berwarna merah.
Mantan Danyon B Brimob Polda Papua itu mengungkapkan, pihaknya tengah mendalami keberadaan KKB di distrik Jila, apakah merupakan KKB wilayah Timika atau kelompok dari luar yang masuk ke Timika, hanya untuk menitipkan surat.
"Jadi sementara sedang kita dalami termasuk pilot sudah kami lakukan pemeriksaan," ungkapnya.
Adapun isi surat itu tersebut adalah sebagai berikut:
"Pemberitahuan kepada seluruh negara-negara di dunia internasional maupun nasional sampai dengan negara Selandia Baru. Bahwa kami dari TPNPB – OPM Makodam III sampaikan beberapa poin penting tentang disanderanya pilot Susi Air di Distrik Paro, Kabupaten Nduga awal Februari lalu.
Oleh karena itu tentang pilot yang disandera oleh tuan Egianus Kogoya itu adalah tugas untuk diminta kepada seluruh dunia internasional-nasional diproses tentang pengakuan/kemerdekaan bangsa west Papua Barat. Demikian juga di negara-negara di internasional Selandia Baru.
Jika tidak diproses tentang bangsa Papua, maka kami masih bertahan sampai dunia kiamat sehingga kami diminta proses kemerdekaan bangsa west Papua Barat.
Kepada negara-negara di dunia yaitu internasional dan nasional sampai dengan keluarga besar dari pilot Selandia Baru. Dengan tokoh-tokoh gereja sedunia, sampai Paus di Roma".
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




