Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:48 WIB
Seiring perkembangan teknologi, Tesla terus meningkatkan kemampuan Model S. Kendaraan itu menjadi mobil listrik pertama di AS yang mampu menembus jarak tempuh 300 mil, lalu berkembang hingga lebih dari 400 mil berdasarkan standar EPA.
Tesla juga menghadirkan varian performa tinggi Model S Plaid yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mph hanya dalam 1,99 detik.
Varian tersebut bahkan sempat mencatat rekor quarter mile dengan waktu 9,2 detik, mengungguli sejumlah mobil supercar seperti Bugatti Chiron Super Sport yang dibanderol hingga US$ 3,8 juta.
Pada masa awalnya, Tesla dikenal sebagai perusahaan yang berani mengambil risiko besar dan menghadirkan berbagai ide tidak biasa di industri otomotif.
Model S dan Model X menjadi representasi utama ambisi Tesla membuktikan kendaraan listrik dapat menjadi alternatif serius bagi mobil berbahan bakar fosil.
Namun seiring kesuksesan Model 3 dan Model Y sebagai kendaraan massal, posisi Model S dan Model X perlahan berubah menjadi sekadar model premium pelengkap lini produk Tesla.
Persaingan kendaraan listrik premium juga semakin ketat dengan munculnya berbagai pemain baru seperti Porsche, Lucid, dan Rivian yang menghadirkan inovasi masing-masing.
Kini Tesla dilaporkan akan mengubah sebagian lini produksi Model S dan Model X untuk mendukung pengembangan produk baru perusahaan, termasuk robot humanoid Optimus.
Berakhirnya produksi Model S dan Model X menandai berakhirnya salah satu era paling penting dalam sejarah kendaraan listrik modern.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




