ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tokoh Agama di Kediri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan pada Pilkada 2024

Kamis, 17 Oktober 2024 | 05:25 WIB
AF
IC
Penulis: Anis Firmansah | Editor: CAH
Ketua FKUB Kota Kediri Moh Salim, seusai kegiatan seminar kepada Beritasatu, Rabu 16 Oktober 2024.
Ketua FKUB Kota Kediri Moh Salim, seusai kegiatan seminar kepada Beritasatu, Rabu 16 Oktober 2024. (Beritasatu.com/Anis Firmansah)

Kediri, Beritasatu.com - Tokoh agama di Kota Kediri, Jawa Timur, mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), ajakan tersebut digelar dalam acara seminar nasional bertema peran strategis tokoh agama dalam mewujudkan pilkada damai dan harmoni di Hotel Lotus Kediri, Rabu (16/10/2024).

"Jadi kita itu mengajak kepada masyarakat supaya ikut berperan pilkada dengan menjaga persatuan dan kesatuan," kata Ketua FKUB Moh Salim seusai kegiatan seminar kepada Beritasatu.com, Rabu (16/10/2024).

Salim menyampaikan, seluruh pasangan calon yang maju dalam kontestasi Pilwalkot Kediri adalah saudara. Dua pasangan calon yang telah ditetapkan oleh KPU yakni Vinanda-Gus Qowim dan Fey-Regina merupakan calon pemimpin terbaik. 

ADVERTISEMENT

Ia menyebut, perlunya peran strategis tokoh agama untuk membuat kedamaian dan kesejukan di tengah-tengah perbedaan pilihan masyarakat. "Jadi kita itu di masyarakat itu mendamaikan dan menyejukkan," jelasnya. 

Salim menegaskan, dalam Pilwalkot Kediri ini FKUB berkedudukan netral tanpa berat sebelah untuk memihak salah satu pasangan calon. Meski demikian, ia tidak bisa untuk membatasi atau melarang pilihan dari masing-masing anggota FKUB masyarakat Kota Kediri. 

Sementara itu, Dewan Penasehat FKUB Kota Kediri Muhammad Anwar Iskandar, menyampaikan  ajakan menjaga persatuan dan kesatuan itu dapat memberikan pilkada berkualitas dan bermartabat.

"Bahkan lebih bagus kalau itu diteruskan ke tingkat desa. Karena secara langsung berhadapan dengan masyarakat lingkup kelurahan, jadi jangan berhenti di level atas saja," pungkasnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Dalami Peran Tim 8 Sudewo sejak Pilkada 2024

KPK Dalami Peran Tim 8 Sudewo sejak Pilkada 2024

NASIONAL
7 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK meski Belum Setahun Menjabat

7 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK meski Belum Setahun Menjabat

NASIONAL
Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

NASIONAL
KPU Tetapkan Nanda-Anton sebagai Bupati dan Wabup Pesawaran Terpilih

KPU Tetapkan Nanda-Anton sebagai Bupati dan Wabup Pesawaran Terpilih

NASIONAL
Honor PPS Mandek, Kejari Sigi Usut Dugaan Korupsi Dana Pilkada

Honor PPS Mandek, Kejari Sigi Usut Dugaan Korupsi Dana Pilkada

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon