Polisi Pastikan Pelaku Ledakan SMAN 72 Bukan Anti-Islam
Selasa, 11 November 2025 | 09:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya menegaskan terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, bukan anti-Islam. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan asumsi publik karena peristiwa ledakan sebelumnya terjadi di area masjid sekolah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan tindakan pelaku tidak dilatarbelakangi kebencian terhadap agama, melainkan murni berasal dari motif pribadi. “Kita ingin meluruskan kepada masyarakat. Memang terjadi di tempat ibadah, tetapi yang bersangkutan bukan anti-Islam,” ujar Budi Hermanto, dikutip Selasa (11/11/2025).
Budi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan menilai peristiwa itu secara objektif sambil menunggu hasil penyelidikan lengkap dari pihak kepolisian. “Masyarakat jangan berpikir ini tindakan anti-Islam karena ini murni perbuatan dari dirinya sendiri,” tegasnya.
Hingga kini, penyidik belum menemukan adanya keterlibatan pihak lain atau jaringan tertentu di balik aksi pelaku. Namun, Budi menjelaskan Densus 88 Antiteror masih menganalisis kemungkinan adanya kaitan dengan jaringan atau motif tertentu.
“Saya sudah sampaikan, Densus sedang menganalisa jaringan dan motif yang dilakukan,” ujarnya.
Polisi menegaskan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan apa yang menjadi latar belakang dan tujuan pelaku dalam insiden ledakan di SMAN 72 tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




