Penutupan Selat Hormuz Dipastikan Tak Ganggu Pasokan Pupuk Urea di RI
Selasa, 3 Maret 2026 | 14:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pasokan pupuk, khususnya urea, tetap aman meskipun muncul kekhawatiran dampak penutupan Selat Hormuz terhadap rantai pasok global. Diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi perdagangan pupuk global.
Menurut Amran, distribusi pupuk di dalam negeri tidak mengalami hambatan karena sumber bahan baku tidak bergantung pada satu jalur perdagangan saja. Indonesia memiliki sejumlah alternatif negara pemasok.
“Tidak terhambat, aman. Pupuknya sudah masuk,” kata Amran di kantornya di Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2026).
Amran mengakui ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi mendorong kenaikan harga bahan baku pupuk. Namun, pemerintah telah mengantisipasi risiko tersebut untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
“Ini hampir pasti harga bahan baku bisa naik, pupuk. Makanya kita antisipasi, pangan kita cukup, protein kita cukup, Indonesia aman,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan pasokan pupuk pada awal 2026 meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Pasokannya cukup, bahkan dibanding tahun sebelumnya kalau tidak salah terakhir naik 40% Januari–Februari. Aman lah pupuk kita,” tegasnya.
Salah satu sumber pasokan urea berasal dari Rusia dan tidak terdampak situasi di Selat Hormuz.
“Iya, Rusia aman. Banyak, sumber-sumber kita banyak. Jadi tidak masalah,” kata mentan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




