Semen Indonesia Optimalkan Pasar Ekspor
Minggu, 1 Desember 2019 | 21:50 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk akan terus mengoptimalkan pasar regional di tengah ketatnya persaingan pasar semen domestik. Perseroan kini fokus menggarap pasar Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Semen Indonesia Raih Penghargaan dari Alpha Southeast Asia
Selama periode Januari hingga Oktober 2019, PT Semen Indonesia Tbk berhasil mencatatkan volume penjualan ekspor sebesar 3,38 juta ton dari fasilitas produksinya di Indonesia.
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono mengatakan bahwa sejalan upaya merampungkan integrasi seluruh fasilitas produksi dan distribusi pasca akuisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), Semen Indonesia terus mengupayakan pengembangan pasar ekspor. Pada tahun 2019, perseroan berhasil memperluas jaringan ekspor di kawasan Asia Timur, salah satunya Tiongkok yang sedang mengalami kekurangan produksi semen.
"Semen Indonesia juga sedang fokus menggarap pasar Asia Selatan dan Asia Tenggara, seperti Bangladesh, India, Sri Lanka, Maladewa, Filipina, dan Timor Leste, sebagai target pasar ekspor," kata Sigit, Minggu (1/12/2019).
Semen Indonesia Mulai Bangun Pabrik Mortar
Untuk mendukung pengiriman produk ke kawasan regional tersebut, saat ini Semen Indonesia telah mengoptimalkan seluruh fasilitas distribusi baik utilisasi maupun kapasitasnya. Semen Indonesia juga aktif mengikuti berbagai forum pameran dan misi dagang untuk memperkuat jaringan ekspor di negara-negara tujuan dan menjajaki pasar baru di kawasan regional.
"Pengelolaan pasar ekspor dilakukan melalui PT Semen Indonesia Internasional," tandas Sigit.
Sementara itu, data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) menyebutkan, konsumsi semen di Indonesia hingga Oktober 2019 masih mengalami pelemahan sebesar 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.
Total penjualan semen domestik sampai dengan Oktober 2019 tercatat sebesar 56,10 juta ton atau mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar 56,97 juta ton.
Seiring dengan pelemahan pasar semen domestik, menurut Sigit, volume penjualan domestik Semen Indonesia diluar SBI (Solusi Bangun Indoensia) hingga Oktober 2019 mengalami penurunan sebesar 4,1 persen menjadi 21,54 juta ton dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar 22,46 juta ton. Sedangkan penjualan domestik SBI juga mengalami penurunan sebesar 2,2 persen menjadi 8,47 juta ton.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




