PBB-AS Gelar Dialog Bahas Rencana Perdamaian Gaza ala Trump
Rabu, 1 Oktober 2025 | 12:01 WIB
New York, Beritasatu.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan masih terus berkomunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait rencana perdamaian Gaza yang digagas Presiden Donald Trump. Hal ini disampaikan juru bicara PBB, Farhan Haq dalam konferensi pers, Selasa (30/9/2025).
“Saya yakin kami telah berkomunikasi dengan AS selama proses ini, tetapi saya belum bisa mengumumkan apapun,” ujar Haq.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Trump untuk mendorong gencatan senjata di Gaza.
Pada Senin (29/9/2025) lalu, Trump meluncurkan rencana 20 poin untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza. Beberapa poin penting dalam usulan tersebut mencakup:
- Gencatan senjata segera,
- Pembebasan sandera dalam waktu 72 jam,
- Mekanisme penarikan pasukan secara bertahap, serta
- Pembentukan pemerintahan teknokratik di Gaza.
Meski rencana perdamaian Gaza ala Trump mendapat dukungan sebagian pihak, termasuk PBB, implementasinya masih menunggu tanggapan dari kelompok Hamas. Situasi di lapangan hingga kini tetap menegangkan dengan eskalasi kekerasan yang menimbulkan banyak korban sipil.
Dengan adanya komunikasi intensif antara PBB dan AS, diharapkan proposal ini dapat menjadi pintu masuk menuju gencatan senjata permanen dan perdamaian yang lebih stabil di Gaza.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




