Ini Pernyataan Lengkap Trump tentang Pencabutan Blokade Selat Hormuz
Rabu, 15 April 2026 | 21:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan pengakhiran blokade total di Selat Hormuz, hanya berselang beberapa hari setelah ketegangan meningkat di jalur perdagangan minyak dunia tersebut. Melalui unggahan di platform Truth Social, Rabu (15/4/2026), Trump menegaskan bahwa langkah ini diambil setelah adanya kesepakatan penting dengan pihak China. Ia bahkan menyebut bahwa stabilitas ini akan bersifat permanen.
"China sangat senang karena saya membuka Selat Hormuz secara permanen. Saya melakukannya untuk mereka juga — Dan Dunia," tulis Trump dalam unggahannya.
Trump juga menyoroti bahwa diplomasi ini jauh lebih efektif dibandingkan konfrontasi fisik. Hal ini menunjukkan bahwa Trump memang masih terus membuka alternatif selain berperang.
"Bukankah itu jauh lebih baik daripada kita harus berkelahi?" sindirnya, sembari tetap memberikan peringatan keras bahwa militer AS tetap menjadi yang terkuat jika konflik benar-benar terjadi.
Keputusan ini menjadi titik balik setelah AS sebelumnya memberlakukan blokade total di Selat Hormuz mulai Senin (13/4/2026) lalu, yang sempat memicu kekhawatiran krisis energi global. Trump menjanjikan bahwa situasi tersebut tidak akan terulang kembali seiring dengan komitmen dari Beijing untuk tidak mempersenjatai Teheran.
Berikut adalah pernyataan lengkap Presiden Donald J. Trump yang diunggah di Truth Social yang ditulis ulang Beritasatu.com.
“China sangat senang karena saya membuka Selat Hormuz secara permanen. Saya melakukannya untuk mereka juga, dan dunia. Situasi ini tidak akan pernah terjadi lagi. Mereka telah setuju untuk tidak mengirim senjata ke Iran. Presiden Xi (Xi Jinping, red) akan memberi saya pelukan yang besar dan erat ketika saya sampai di sana dalam beberapa minggu. Kami bekerja sama dengan cerdas, dan sangat baik! Bukankah itu jauh lebih baik daripada kita harus berkelahi?? Tetapi ingat, kami sangat ahli dalam bertarung, jika kami harus melakukannya, jauh lebih baik daripada siapa pun!” (Donald J Trump)
Langkah mendadak ini kabarnya akan ditindaklanjuti dengan kunjungan kenegaraan Trump ke China dalam waktu dekat untuk meresmikan berbagai kesepakatan strategis lainnya. Rencananya Trump akan berada di Beijing, China pada 14-15 Mei 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Korban Perang di Iran dan Lebanon Tembus 5.500 Jiwa
UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa FH Terkait Dugaan Kekerasan Verbal




