ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Istana Ungkap Alasan Prabowo Tunda Umumkan Komite Reformasi Polri

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:15 WIB
RH
DM
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: DM
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, penundaan pengumuman sembilan anggota Komite Reformasi Polri, meski sebelumnya dijadwalkan dilakukan pada pekan ini oleh Presiden Prabowo Subianto, terjadi karena sejumlah calon anggota berhalangan hadir pada jadwal yang sudah ditetapkan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, penundaan pengumuman sembilan anggota Komite Reformasi Polri, meski sebelumnya dijadwalkan dilakukan pada pekan ini oleh Presiden Prabowo Subianto, terjadi karena sejumlah calon anggota berhalangan hadir pada jadwal yang sudah ditetapkan. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum juga mengumumkan sembilan anggota Komite Reformasi Polri, meski sebelumnya dijadwalkan dilakukan pada pekan ini. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, penundaan tersebut terjadi karena sejumlah calon anggota berhalangan hadir pada jadwal yang sudah ditetapkan.

“Sebenarnya mau diumumkan minggu ini tadinya. Tapi beberapa kali hari yang dipilih, ada beberapa di antara anggota yang akan masuk ke dalam Komite Reformasi Kepolisian ini berhalangan,” ujar Prasetyo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Prasetyo memastikan Presiden Prabowo telah mengantongi sembilan nama anggota Komite Reformasi Polri. Para tokoh tersebut berasal dari kalangan profesional, ahli hukum, dan kepolisian. “Tinggal diumumkan, sementara begitu (9 anggota),” tambahnya.

Komite Reformasi Polri merupakan salah satu janji politik Presiden Prabowo untuk mempercepat reformasi internal kepolisian. Pembentukan komite ini diharapkan dapat menjawab desakan publik atas transparansi dan profesionalitas Polri.

Sebelumnya, Prasetyo juga sempat menyebut pelantikan anggota komite akan dilakukan langsung Presiden Prabowo di Istana pada pekan depan. “Iya, akan diumumkan dan dilantik oleh Pak Presiden pada minggu depan,” ungkapnya kepada awak media di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Namun, ia belum dapat memastikan waktu pelantikan yang baru. “Pelantikan akan segera dilaksanakan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra, menyebut pembentukan Komite Reformasi Polri paling lambat diumumkan pertengahan Oktober 2025.

Yusril juga menyinggung sejumlah nama tokoh hukum nasional yang berpotensi bergabung dalam komite tersebut, antara lain Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD. “Kita harapkan komite ini diisi figur yang kredibel, agar mampu membawa perubahan nyata dalam reformasi Polri,” kata Yusril.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Yusril: Tindakan Brimob Aniaya Siswa MTs Tual di Luar Perikemanusiaan

Yusril: Tindakan Brimob Aniaya Siswa MTs Tual di Luar Perikemanusiaan

NASIONAL
Mayoritas Anggota Komite Reformasi Ingin Polri di Bawah Presiden

Mayoritas Anggota Komite Reformasi Ingin Polri di Bawah Presiden

NASIONAL
Eks Kapolri Bongkar Alasan Publik Lebih Percaya Damkar daripada Polisi

Eks Kapolri Bongkar Alasan Publik Lebih Percaya Damkar daripada Polisi

NASIONAL
Mengapa Pelayanan dari Polsek hingga Polda Lambat?

Mengapa Pelayanan dari Polsek hingga Polda Lambat?

NASIONAL
Reformasi Polri di Era Prabowo: Menuju Polisi Transparan dan Akuntabel

Reformasi Polri di Era Prabowo: Menuju Polisi Transparan dan Akuntabel

NASIONAL
Ini Pembahasan Komite Reformasi Polri dalam Rapat Perdana di Mabes

Ini Pembahasan Komite Reformasi Polri dalam Rapat Perdana di Mabes

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon