ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

OTT KPK di Bengkulu, Bupati dan Wabup Rejang Lebong Diamankan

Selasa, 10 Maret 2026 | 12:38 WIB
RA
DM
Penulis: Roy Adriansyah | Editor: DM
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penindakan lembaga antirasuah mengamankan total 11 orang dalam operasi tersebut yang berlangsung di Bengkulu.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penindakan lembaga antirasuah mengamankan total 11 orang dalam operasi tersebut yang berlangsung di Bengkulu. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari bersama sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Senin (9/3/2026). Bahkan, Wakil Bupati Hendri Praja juga ikut terjaring OTT.

Penindakan tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap dalam pengadaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penindakan lembaga antirasuah mengamankan total 11 orang dalam operasi tersebut yang berlangsung di Bengkulu.

“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan yang dilakukan tim KPK pada 9 Maret 2026, tim mengamankan 11 orang. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan awal di Polres dan Polresta Bengkulu,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

ADVERTISEMENT

Dari 11 orang yang diamankan, sembilan orang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK. Dua di antaranya adalah Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Praja.

Menurut Budi, OTT tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. “Dalam peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong sehingga dalam pemeriksaan secara intensif pagi ini para pihak yang diamankan didalami terkait konstruksi perkara tersebut,” katanya.

Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK juga menyita berbagai barang bukti dari lokasi OTT. Barang bukti yang diamankan, antara lain dokumen, barang bukti elektronik (BBE), serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Paralel dengan pemeriksaan, penyidik KPK juga melakukan penyegelan terhadap beberapa ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Tentunya untuk kebutuhan dalam proses penyelidikan dan tim juga melakukan penyegelan beberapa ruangan,” pungkas Budi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP

Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP

NASIONAL
KPK Bongkar Dugaan Setoran Miliaran ke Pejabat Kemenaker

KPK Bongkar Dugaan Setoran Miliaran ke Pejabat Kemenaker

NASIONAL
KPK Fasilitasi Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 8 Tahanan Nasrani

KPK Fasilitasi Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 8 Tahanan Nasrani

NASIONAL
Sita 1 Kontainer Onderdil, KPK Bakal Panggil Pejabat Bea Cukai Jateng

Sita 1 Kontainer Onderdil, KPK Bakal Panggil Pejabat Bea Cukai Jateng

NASIONAL
KPK Dalami Aliran Uang ke Eks Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto

KPK Dalami Aliran Uang ke Eks Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto

NASIONAL
Fadia Arafiq Manfaatkan Ajudan untuk Perilaku Korupsi

Fadia Arafiq Manfaatkan Ajudan untuk Perilaku Korupsi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon