ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rumah Pembuatan Sabu-sabu Cair di Semarang Digerebek, 2 Koki Diciduk

Kamis, 4 April 2024 | 17:25 WIB
MI
IC
Penulis: Muhammad Iqbal Ikromi | Editor: CAH
Tim gabungan melakukan penggrebekan disebuah rumah di Jalan Ngesrep Barat IV Semarang yang dijadikan pabrik narkotika jenis sabu-sabu dan happy water, Rabu, 3 April 2024.
Tim gabungan melakukan penggrebekan disebuah rumah di Jalan Ngesrep Barat IV Semarang yang dijadikan pabrik narkotika jenis sabu-sabu dan happy water, Rabu, 3 April 2024. (Beritasatu.com/Muhammad Iqbal Ikrami)

Semarang, Beritasatu.com - Tim gabungan Bareskrim Polri, Dirjen Bea Cukai dan Polda Jawa Tengah melakukan penggerebekan disebuah rumah di Jalan Ngesrep Barat IV Semarang yang dijadikan pabrik narkotika jenis sabu-sabu dan happy water, Rabu (3/4/2024).

Petugas berhasil mengamankan 2 orang berinisial PR dan F yang berperan sebagai peracik atau koki serta sejumlah peralatan dan bahan-bahan kimia serbuk dan cairan yang mengandung amfetamin dan methamfetamine (sabu-sabu cair).

Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, kedua jenis narkoba ini dipasarkan ke sejumlah tempat hiburan di kota-kota besar di Indonesia. Khusus narkotika jenis happy water dikemas dalam kemasan sachet berlogo Ferari dan Ducati, mirip dengan yang diungkap beberapa waktu lalu di Thailand.

ADVERTISEMENT

"Mereka sasarannya ke tempat-tempat hiburan di kota-kota besar seperti Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sumatera. Kemasannya sama persis yang telah diungkap beberapa waktu lalu di Thailand, yakni sachet berlogo Ferari dan Ducati," kata Mukti saat konferensi pers di lokasi rumah yang dijadikan pabrik di Semarang, Kamis (04/04/2024).

Dari hasil penyelidikan sementara, PR dan F mampu memproduksi 7.000 sachet happy water per minggu yang nantinya akan dipasarkan di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Bali dan lainnya.

"Mereka mampu memproduksi 7.000 sachet happy water per minggunya lalu dikirimkan untuk dipasarkan ke kota-kota besar. Setiap sachet isinya 7 gram," lanjut Mukti.

Mukti menegaskan, happy water yang diraciknya ini memberikan efek yang sama dengan mengonsumsi ekstasi. Dalam setiap sachet happy water berisi 7 gram dosis untuk sekali pakai atau sekali minum karena bentuknya serbuk kemudian dilarutkan ke dalam air.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari kecurigaan adanya pengiriman barang dari Tiongkok dan Hongkong sebanyak 10 kali dalam periode Januari hingga awal April 2024.

Direktur Interdiksi Narkotika Dirjen Bea Cukai Syarif Hidayat menjelaskan, dalam invoice para pelaku dalam melakukan pengiriman barang ini tertulis berjenis suplemen atau vitamin.

"Kecurigaan kami ada barang masuk beberapa kali dari Tiongkok dan Hongkong dengan jenis suplemen. Ini kemudian kami dalami dan informasikan ke Bareskrim Polri untuk kemudian ditindaklanjuti," ungkap Syarif saat konferensi pers di lokasi kejadian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sindikat Sabu COD Dibongkar, 4 Pelaku Ditangkap di Gresik

Sindikat Sabu COD Dibongkar, 4 Pelaku Ditangkap di Gresik

JAWA TIMUR
Jaringan Narkoba Thailand-Indonesia Terbongkar, 50 Kg Sabu Gagal Edar

Jaringan Narkoba Thailand-Indonesia Terbongkar, 50 Kg Sabu Gagal Edar

SUMATERA UTARA
Wacanakan Larangan Vape, BNN Temukan Kandungan Sabu dan Obat Bius

Wacanakan Larangan Vape, BNN Temukan Kandungan Sabu dan Obat Bius

NASIONAL
4 Kg Sabu Dimusnahkan, Polisi di Depok Bongkar Jaringan Aceh-Malaysia

4 Kg Sabu Dimusnahkan, Polisi di Depok Bongkar Jaringan Aceh-Malaysia

JAWA BARAT
71 Kg Sabu Diselundupkan via Merak, Modus Towing Terbongkar

71 Kg Sabu Diselundupkan via Merak, Modus Towing Terbongkar

BANTEN
Ungkap 25 Kasus Narkoba, Polres Blitar Amankan 29 Tersangka

Ungkap 25 Kasus Narkoba, Polres Blitar Amankan 29 Tersangka

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon