Anies Incar Kursi Gubernur Jakarta untuk Pilpres 2029
Sabtu, 15 Juni 2024 | 10:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Keputusan Anies Baswedan yang akan maju kembali pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jakarta dinilai sebagai langkah strategis. Setidaknya hal itu dilihat sebagai tahapan Anies menuju Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 2029.
Demikian disampaikan peneliti politik senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro. Menurut dia, seusai diusung Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta untuk maju pada Pilgub Jakarta, tidak ada penolakan dari Anies.
Dengan begitu, dia mengaku, fakta tersebut memperlihatkan kedua belak pihak saling menyambut. "Atau mungkin lebih dari satu partai nanti yang ingin mengusung Anies dan dalam hal ini Anies sebagai mantan gubernur satu periode," kata Siti Zuhro saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Dia menilai, dalam kacamata politik, Anies ingin memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk mempertahankan citranya dalam beberapa tahun mendatang. Sebaliknya, jika Anies tidak atau lama muncul ke permukaan, publik kemungkinan besar akan melupakan sosoknya.
"Kalau sudah tidak menjabat dan sebagainya mungkin dilupakan. Selain itu Anies juga kan bukan ketua umum partai politik, dia kan perseorangan," katanya.
Selain itu, kata Siti Zuhro, Jakarta masih akan menjadi barometer politik nasional dalam beberapa waktu ke depan walaupun ibu kota telah berpindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baru-baru ini, nama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep pun diisukan bakal mendampingi Anies sebagai bakal calon wakil gubernur Jakarta. Dia pun mengatakan kemungkinan yang ada tersebut lumrah terjadi dalam dunia politik yang memiliki orientasi kekuasaan.
"Belum tentu seperti itu, seperti menyongsong pilpres ada koalisi yang bubar, yang dijodohkan bubar, ini hanya baru simulasi saja," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Korban Perang di Iran dan Lebanon Tembus 5.500 Jiwa
UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa FH Terkait Dugaan Kekerasan Verbal




