ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Stabilitas Inflasi Jadi Kunci Jaga Tren Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 5 Juni 2024 | 02:20 WIB
SN
IC
Penulis: Sahrudin Nurdin | Editor: CAH
Sri Mulyani.
Sri Mulyani. (Antara/Bayu Pratama)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah konsisten menjaga inflasi pada level 1,5%-3,5% karena ini menjadi salah satu kunci untuk menjaga tren pertumbuhan sesuai target yang ditetapkan. Inflasi akan dijaga sesuai target di tengah level inflasi global yang belum kembali ke periode prapandemi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan inflasi akan terus dikendalikan melalui kolaborasi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga biaya bagi ekonomi pada level yang wajar.

“Termasuk ke depan, risiko imported inflation akan terus diantisipasi melalui koordinasi pemerintah dan bank sentral mengingat geopolitik global masih sangat dinamis,” ucap Sri Mulyani dalam rapat paripurna di Gedung DPR pada Selasa (4/6/2024).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) inflasi pada Mei 2024 tercatat sebesar 2,84% (yoy), melandai dari inflasi April 2024 yang sebesar 3,0% (yoy). Secara bulanan, pada Mei 2024 tercatat deflasi 0,03% (mtm) dan inflasi tahun kalender sebesar 1,16%.

“Kesejahteraan masyarakat tersebut juga ditopang oleh level inflasi yang terjaga, sehingga daya beli masyarakat tidak mengalami distorsi,” kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu mengatakan pemerintah akan terus mewaspadai perkembangan harga pangan guna menjaga akses pangan pokok masyarakat. Meskipun harga sudah mulai melandai, pemerintah terus konsisten dalam mengantisipasi risiko gejolak harga ke depan, terutama karena tantangan cuaca ekstrem.

“Berbagai kebijakan terus dilaksanakan, antara lain intervensi harga, stabilisasi pasokan, dan meningkatkan kelancaran distribusi guna mendukung pencapaian target inflasi volatile food di bawah 5% serta terkendalinya inflasi hingga di tingkat daerah,” kata Febrio.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengatakan bahwa inflasi yang terjaga pada Mei 2024 merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah.

“Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025,” tutur Erwin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

EKONOMI
BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

EKONOMI
Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

EKONOMI
BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon