Kenali Untung dan Rugi Investasi Emas Batangan yang Wajib Diketahui
Kamis, 9 Januari 2025 | 21:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Investasi adalah cara menabung dengan mengalokasikan sejumlah uang pada aset yang diharapkan dapat memberikan keuntungan di masa depan. Salah satu pilihan populer adalah investasi emas batangan. Namun, seperti jenis investasi lainnya, emas batangan memiliki kelebihan dan kekurangan. Lalu, bagaimana untung dan rugi investasi emas batangan?
Investasi emas batangan memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Untuk itu, berikut ini penjelasan tentang untung dan rugi investasi emas batangan, yang dikutip dari CBS News, Kamis (9/1/2025).
Keuntungan Investasi Emas Batangan
1. Harganya relatif stabil
Emas batangan dikenal sebagai salah satu investasi yang aman karena harganya relatif stabil dibandingkan aset lain seperti saham atau mata uang.
Secara umum, harga emas cenderung meningkat setiap tahun, meskipun dapat berfluktuasi secara harian akibat perubahan kondisi perekonomian global. Untuk mendapatkan keuntungan maksimal, Anda perlu memahami kapan waktu terbaik untuk membeli dan menjual emas, yaitu membeli saat harga rendah dan menjual saat harga tinggi.
2. Mudah didapatkan
Emas batangan bisa dibeli di berbagai tempat tepercaya, seperti bank, atau pegadaian. Membeli emas batangan tidak memerlukan persyaratan khusus, sehingga investasi ini lebih praktis dibandingkan jenis lain seperti properti atau saham.
3. Mudah untuk dijual
Selain mudah dibeli, emas batangan juga sangat likuid dan mudah dijual kapan saja. Namun, penting untuk menjaga kondisi fisik emas dan memastikan sertifikat keasliannya tetap ada. Tanpa sertifikat, harga jual emas bisa jauh lebih rendah.
4. Diakui secara global
Emas batangan memiliki pengakuan internasional, sehingga dapat dijual di negara mana pun tanpa kehilangan nilai. Hal ini mempermudah Anda jika ingin menjual emas saat berada di luar negeri. Meski begitu, perhatikan regulasi jual-beli emas di negara tujuan, karena aturan setiap negara bisa berbeda.
5. Diversifikasi portofolio
Emas batangan sering digunakan untuk mendiversifikasi portofolio investasi, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi risiko dari fluktuasi pasar. Sebagai aset yang relatif aman, emas dapat melindungi nilai kekayaan Anda di tengah ketidakpastian ekonomi.
Kerugian Investasi Emas Batangan
1. Tidak memberikan pendapatan pasif
Berbeda dengan saham yang memberikan dividen atau properti yang menghasilkan uang sewa, emas batangan tidak memberikan penghasilan rutin. Keuntungan hanya dapat dirasakan saat Anda menjual emas, sehingga emas lebih cocok sebagai investasi jangka panjang.
2. Harus disimpan dengan baik
Emas batangan mudah disimpan karena ukurannya kecil, tetapi ini juga menjadi kelemahan karena rawan hilang atau dicuri. Banyak pemilik emas memilih menyimpannya di brankas pribadi atau menggunakan layanan safe deposit box di bank, yang tentunya memerlukan biaya tambahan.
3. Membayar pajak dan asuransi
Pemilik emas batangan wajib membayar PPh Pasal 22 sebesar 0,45% untuk yang memiliki NPWP, dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Karena rawan hilang, mengasuransikan emas batangan sering disarankan untuk melindungi nilai investasinya. Asuransi ini tentunya akan menambah biaya, sehingga perlu dipertimbangkan dalam perencanaan investasi.
Dengan memahami keuntungan dan kerugian tersebut, Anda dapat menentukan apakah investasi emas batangan sesuai dengan tujuan keuangan Anda. Selalu lakukan riset dan pertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
MPR Akan Ulang LCC 4 Pilar, SMAN 1 Pontianak Putuskan Tidak Ikut




