Bobby Nasution: TKD Rp 1,1 Triliun ke Sumut Bukan Pengurangan
Senin, 13 Oktober 2025 | 21:17 WIB
Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan bahwa dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp1,1 triliun dari pemerintah pusat untuk Provinsi Sumut bukan merupakan bentuk pengurangan, melainkan penyesuaian kebijakan.
“Kebijakan transfer ke daerah bukan pengurangan, tetapi penyesuaian. Programnya diganti agar lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Bobby dikutip dari Antara, Senin (13/10/2025).
Ia menjelaskan, nilai penyesuaian TKD untuk tingkat provinsi mencapai Rp 1,1 triliun, sementara untuk kabupaten dan kota di Sumatera Utara totalnya lebih dari Rp 9 triliun yang akan berlaku pada 2026.
Bobby meminta para kepala daerah di Sumut agar lebih proaktif menjalin kemitraan dengan dunia usaha di wilayah masing-masing. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku bisnis penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.
“Para kepala daerah harus bersahabat dan berjalan bersama dunia usaha. Kebijakan pemerintah sebaiknya mendukung apa yang membuat dunia usaha berkembang lebih baik,” tutur Bobby.
Ia menambahkan, seluruh bupati dan wali kota perlu menciptakan iklim usaha yang ramah dan memberikan dukungan maksimal agar target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai.
“Dunia usaha itu seperti bayi yang perlu diasuh agar tumbuh cepat. Jangan sampai mereka stunting karena tidak mendapat dukungan. Pemerintah harus memberikan karpet merah untuk pelaku usaha,” ujarnya.
Selain memperkuat kemitraan dengan sektor swasta, Bobby juga menekankan pentingnya peningkatan investasi daerah untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut, realisasi investasi semester I 2025 mencapai Rp 28,41 triliun atau sekitar 60% dari target tahun ini.
“Saya berharap Kadin bisa mengadakan kegiatan serupa di seluruh kabupaten dan kota agar kesadaran terhadap peran dunia usaha semakin meningkat,” tambahnya.
Bobby juga mengusulkan agar BUMD di seluruh Sumatera membentuk entitas ekonomi besar, seperti Danantara, guna memperkuat daya saing kawasan yang memiliki populasi lebih dari 40 juta jiwa.
“Sumatera memiliki potensi luar biasa dan menjadi gerbang Indonesia bagian barat. Kalau BUMD di Sumatera bersatu, kita bisa menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




