14 Rudal Israel Hantam Lebanon Selatan, Ketegangan Meningkat
Minggu, 15 Februari 2026 | 18:29 WIB
Beirut, Beritasatu.com - Israel melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah selatan Lebanon pada Sabtu (14/2/2026) malam waktu setempat.
Sumber militer Lebanon menyebutkan, sedikitnya 14 serangan dilakukan secara bertahap dengan menggunakan rudal berpemandu berat yang menyasar daerah pegunungan serta area dekat permukiman warga.
Militer Israel melalui pernyataan di platform digital berbahasa Arab menyebutka serangan tersebut menargetkan fasilitas infrastruktur militer milik kelompok Hizbullah di Lebanon selatan. Sementara itu, kantor berita nasional Lebanon, NNA, juga melaporkan adanya gelombang serangan baru yang mengguncang wilayah tersebut.
Sebelumnya, pada akhir Agustus 2025, pemerintah Lebanon menugaskan militernya untuk memonopoli persenjataan hingga akhir 2025. Langkah itu diikuti dengan pengerahan pasukan secara luas di wilayah selatan guna membongkar gudang senjata dan terowongan Hizbullah, sesuai perjanjian gencatan senjata dengan Israel yang dicapai pada 27 November 2024.
Namun demikian, serangan terbaru ini menunjukkan ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon kembali meningkat. Israel disebut tetap melanjutkan operasi militernya dan memperingatkan kemungkinan serangan lebih besar jika komitmen keamanan tidak dipenuhi.
Perkembangan ini menambah daftar eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang masih rawan gejolak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




