ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Atasi Pandemi Covid-19, Azis Syamsuddin Serukan Kerja Sama Multilateral

Kamis, 15 April 2021 | 18:38 WIB
MS
CP
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: PAAT
Azis Syamsuddin.
Azis Syamsuddin. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengajak pemerintah negara-negara di Asia dan dunia untuk saling bekerja sama mengatasi dampak pandemi Covid-19. Dengan begitu, negara-negara di kawasan Asia bisa bersama-sama bangkit dari pandemi tanpa ada yang ketinggalan.

Hal itu disampaikan Azis saat menjadi pembicara dalam pertemuan virtual International Raisina Dialogue 2021 yang diselenggarakan oleh Pemerintah India dari New Delhi, Kamis (15/4/2021). Azis mendapat giliran berbicara saat sesi bertema "Pandemic Poser Health and the 4IR".

Azis menyerukan pentingnya meningkatkan kerja sama multilateral dalam menanggulangi dampak pandemi global.

"Semua negara dapat meningkatkan team work dalam berbagai konsep multilateralisme, sehingga tidak ada negara yang tertinggal," kata Azis.

ADVERTISEMENT

Dalam kerangka kerja sama itu, negara-negara di Asia dapat saling membantu serta belajar satu dengan yang lain soal mitigasi. Kerja sama juga dapat dilakukan dalam keterbukaan dalam data, serta kolaborasi dalam penyediaan vaksin Covid-19.

Menurut Azis, Indonesia akan selalu terbuka untuk bekerja sama dalam pengelolaan data serta mengajak untuk kolaborasi dalam produksi dan distribusi vaksin. Diharapkan India yang merupakan salah satu produsen vaksin terbesar di dunia, dapat meningkatkan produksi vaksin untuk kebutuhan global.

"Produksi dan distribusi vaksin merupakan satu kesatuan, dibutuhkan kerjasama atau team work, dan perasaan brotherhood secara global, sehingga tujuan mulia ini dapat tercapai demi kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan kemanusiaan," tegas Azis.

Azis mengatakan pandemi Covid-19 telah memberi pelajaran yang sangat berharga soal pentingnya penerapan hukum internasional serta penataan institusi global secara efektif.

"Tantangan dunia ke depan adalah terkait mengatur ulang efektivitas institusi global serta penegakan hukum-hukum internasional sehingga ada asas keadilan antar negara dan bangsa," pungkas Azis.

Forum Global Raisina Dialogue adalah konferensi tahunan internasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah India dalam bidang geopolitik, geostrategi dan geoekonomi. Forum ini dihadiri oleh para pimpinan politik dari berbagai negara serta akademisi.

Azis Syamsuddin berpanel bersama Carl Bildt (mantan Perdana Menteri Swedia), Simon Duggan (Deputy Secretary bidang Ekonomi dan Industri, yang juga utusan khusus pemerintah Australia untuk G20), Suresh Prabhu (utusan khusus Perdana Menteri India untuk G20 dan G7), Shamika Ravi (Brookings Institute) serta moderator Amandeep Gill (Direktur I-DAIR).



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon