Kisah Elvie, Guru Sekaligus Pemain Ketoprak yang Mengajar dengan Honor Rp 200.000 Sebulan
Sabtu, 25 November 2023 | 10:55 WIB
Rembang, Beritasatu.com - Berbagai cerita mengenai guru non-ASN memberikan warna pada dunia pendidikan, seperti yang dialami oleh seorang guru di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Meski mendapatkan honor hanya Rp 200.000 per bulan, kisah inspiratif Elvie Nurisnawati mengajarkan kita tentang semangat dan dedikasi, khususnya dalam peringatan Hari Guru Nasional, 25 November 2023.
Elvie Nurisnawati, seorang wanita berusia 28 tahun dari Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menjadi salah satu guru inspiratif. Meski menghadapi keterbatasan finansial dengan honor yang terbatas, Elvie tetap semangat mengajar di TK Tunas Bangsa Rembang.
"Saya masih ingat sekali sama guru yang mau pensiun dan mengingatkan saya bahwa, jangan menilai materi menjadi guru TK. Allah nanti akan memudahkan jalannya ketika kita menginginkan sesuatu. Ucapan itu yang menjadi motivasi saya," kata Elvie, ditemui Beritasatu.com, Sabtu (25/11/2023).
Bergelut dengan dunia pendidikan anak-anak selama dua tahun terakhir, Elvie mendapat penghargaan bukan dari segi materi, melainkan dari kebahagiaan melihat anak-anak rindu padanya.
Ternyata, Elvie memiliki bakat seni ketoprak sejak 2016. Meskipun berjuang dengan jadwal yang padat, Elvie tak ragu membagi waktu antara mengajar dan tampil di pertunjukan ketoprak. Keahlian berbahasa Jawa dan wajah cantiknya membuatnya menjadi pilihan utama sebagai pemeran utama wanita, bahkan hingga pertunjukan keluar kota.

Meski lelah karena pertunjukan yang terkadang berakhir dini hari, kecintaan Elvie pada dunia anak-anak memberinya semangat baru di sekolah. Jam belajar yang berakhir pukul 11 atau 12 malam tidak menghalangi Elvie untuk tampil di pertunjukan ketoprak, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa.
"Jadi setelah pembelajaran, jam 11 jam 12 bisa berangkat tergantung jarak lokasi untuk pentas ketoprak dihari itu. Setelah itu fokus bermain ketoprak," terangnya.
Kepala sekolah TK Tunas Bangsa Rembang, Sulasmiati, sangat mengapresiasi etos kerja Elvie. Jiwa seni Elvie tak hanya memotivasi siswa tetapi juga membawa inovasi dalam mengajar, terbukti dari beberapa prestasi juara yang diraih oleh anak-anak yang didampinginya dalam lomba.
"Dia jadi guru gajinya hanya Rp 200.000, tetapi dengan segitu bunda Elvie selalu mengajar dengan totalitas. Ketika kita lihat beliau mengajar tidak membeda-bedakan, cara dia pegang anak juga bagus," tandasnya.
Kisah Elvie mencerminkan semangat guru di Indonesia yang bertahan meski dengan gaji yang pas-pasan. Mereka berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru non-ASN, yang sama-sama berperan dalam mencerdaskan anak bangsa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
MPR Akan Ulang LCC 4 Pilar, SMAN 1 Pontianak Putuskan Tidak Ikut




