Hoax, Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Soeharto
Kamis, 10 November 2022 | 11:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Beredar narasi salah atau hoax berkaitan dengan penganugerahan gelar pahlawan nasional oleh Presiden Jokowi. Pada narasi itu disebutkan seolah Presiden menganugerahkan gelar pahlawan kepada Presiden kedua Indonesia, Jenderal TNI Soeharto.
Akun Indonesia Hoaxes dan akun Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax di Facebook menemukan unggahan hoax "Presiden Jokowi Memberikan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Kepada Alm Jenderal TNI Soeharto".
Hoax yang dimaksud diunggah di Facebook oleh akun Mada Ppm Dki Resimen IX pada Jumat (4/11/2022) pukul 14.17 WIB.
Dari penelusuran Beritasatu.com Kamis (10/11/2022), unggahan tersebut belum dihapus. Pada unggahan itu selain foto Presiden kedua RI terdapat pula narasi, "Terimakasih Kepada Presiden RI Joko Widodo, Atas Nama Bangsa Dan Negara Memberikan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Kepeda Alm Jenderal TNI Soeharto Presiden RI Ke-2. Semoga Pak Soeharto Ditempatkan Disisi Yg Mulia Oleh Tuhan Yg Maha Kuasa Atas Jasa2 nya Kepada Bangsa Dan Negara".
Unggahan hoax penganugerahan gelar pahlawan nasional.
Dalam keterangannya akun Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax menulis bahwa penganugerahan BUKAN kepada Presiden kedua Indonesia, Jenderal TNI Soeharto, melainkan kepada dr Soeharto, yang merupakan dokter pribadi Presiden Sukarno karena dinilai telah berjuang bersama Presiden Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
Seperti diberitakan, pada peringatan Hari Pahlawan 10 November Presiden Jokowi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh yang terlibat dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.
Penganugerahan digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/11/2022). "Hari ini pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar kepada bangsa dan negara," ujar Presiden.
Acara penganugerahan tersebut dihadiri oleh para ahli waris dari para tokoh yang sekaligus mewakili para penerima gelar dan penghargaan. Acara tersebut diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo beserta para tamu undangan terbatas lain kepada para ahli waris penerima gelar pahlawan nasional.

Daftar tokoh yang mendapat anugerah gelar pahlawan nasional.

Daftar tokoh yang mendapat anugerah gelar pahlawan nasional.
Kelima tokoh itu adalah Dr dr HR Soeharto (Jawa Tengah), KGPAA Paku Alam VIII (Daerah Istimewa Yogyakarta), dr Raden Rubini Natawisastra (Kalimantan Barat), H Salahuddin bin Talabuddin (Maluku Utara), dan KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi, Jawa Barat.
Menko Polhukam Mahfud MD selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, mengatakan, lima tokoh yang dipilih berdasarkan usulan masyarakat dan telah melalui sejumlah proses seleksi.
Gelar pahlawan nasional diberikan kepada almarhum Dr dr HR Soeharto dari Jawa Tengah yang telah berjuang bersama Presiden Soekarno memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan setelah kemerdekaan, almarhum Soeharto ikut serta dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air.
"Ikut pembangunan department store syariah dan pembangunan Monumen Nasional serta Masjid Istiqlal dan pembangunan Rumah Sakit Jakarta serta salah seorang pendiri berdirinya IDI (Ikatan Dokter Indonesia)," kata Mahfud.
DR dr HR Soeharto adalah dokter yang merawat dan mendampingi Presiden Soekarno dan para pejuang bangsa di BPUPKI. Sosok ini juga turut mendampingi Soekarno, Radjiman Wedyodiningrat, dan Mohammad Hatta ke Dalat, Vietnam, untuk mendapatkan kepastian mengenai kemerdekaan Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
MPR Akan Ulang LCC 4 Pilar, SMAN 1 Pontianak Putuskan Tidak Ikut




